Senin
24 Agustus 2026 | 7 : 27

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lewat Telepon, Sekjen PBB Ajak Jokowi Kerja Sama

pdip jatim - Sekjen PBB Ban Ki Moon 01

pdip jatim - Sekjen PBB Ban Ki Moon 01NUSA DUA – Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (Sekjen PBB) Ban Ki-moon mengajak presiden terpilih Joko Widodo bekerja sama menghadapi tantangan dunia. Ajakan itu disampaikan Ban Ki-moon melalui telepon dari arena Forum Global ke-6 Aliansi Peradaban Perserikatan Bangsa-Bangsa (The United Nations Alliance of Civilizations/UNOAC) di Nusa Dua, Bali, Jumat (29/8/2014).

Saat jumpa pers Ban Ki-moon mengaku telah menelepon Jokowi untuk membicarakan kelanjutan kerja sama badan dunia itu dengan pemerintah Indonesia. “Saya meyakinkan Joko Widodo akan dukungan penuh PBB dan kami sepakat bekerja sama menghadapi tantangan-tantangan di dunia ini,” ungkap Ban Ki-moon dalam jumpa pers Forum Global ke-6 UNOAC.

Mantan Menteri Luar Negeri Korea Selatan yakin, kerja sama Indonesia dengan PBB akan semakin mendalam, sehingga dapat merealisasikan visi bersama untuk dunia yang lebih baik. Indonesia, kata Baki Ki-moon, merupakan salah satu negara demokrasi terbesar di dunia dan telah memberi contoh tentang budaya demokrasi yang hidup.

Dia juga mengucapkan selamat kepada bangsa Indonesia yang telah menyelesaikan pemilihan umum. “Pemilu itu berjalan damai dan demokratis dengan para peserta pemilu yang menghormati hasilnya,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ban Ki-moon juga menyatakan yakin Presiden Susilo Bambang Yudhoyono yang segera mengakhiri jabatannya, akan terus bekerja untuk kemanusiaan. “Saya yakin Presiden Yudhoyono akan bekerja lebih dekat demi kemanusiaan bahkan setelah kepergiannya dari kantor kepresidenan untuk bekerja pada PBB dan kemanusiaan,” katanya.

Dalam sambutan pembukaan Forum Global ke-6 UNAOC, Ban Ki-moon menyampaikan semboyan “Bhineka Tungal Ika” yang dimiliki bangsa Indonesia bukan sekadar slogan. Semboyan itu, sebut dia, merupakan gaya hidup yang berarti penting untuk menciptakan perdamaian.

Aliansi Peradaban PBB yang dibentuk Ban Ki-moon pada 14 Juli 2005 itu bertujuan menjembatani jurang antara Islam dan Barat, serta membangun kemauan politik dan aksi bersama untuk menghadapi prasangka, mispersepsi, dan menolak ekstremisme dalam masyarakat. Aliansi Peradaban PBB itu memiliki empat pilar tindakan, yaitu pendidikan, kepemudaan, media, dan migrasi. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...
KRONIK

Merdeka Coffee Trail Run Sedot 700 Peserta, Erma Dorong Wisata dan Kopi Blitar Timur Naik Kelas

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Erma Susanti memadukan olahraga, wisata, dan kopi lokal ...
HEADLINE

Pompa Semangat Kader Jatim, Megawati Berpidato 2,5 Jam

SURABAYA – Ketua Umum PDI Perjuangan Hj Megawati Soekarnoputri memimpin konsolidasi internal DPD PDI Perjuangan ...