Selasa
11 Agustus 2026 | 11 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Lembaga Survei: Elektabilitas Eri Cahyadi Masih Tertinggi untuk Pilkada Surabaya

pdip-jatim-240507-we-institut-survei

SURABAYA – Lembaga survei WE Institut mencatat elektabilitas Eri Cahyadi masih menjadi yang tertinggi ketimbang tokoh potensial lainnya untuk maju pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Surabaya 2024.

“Kami beberapa waktu lalu melakukan survei untuk Pilkada Surabaya, hasilnya petahana Eri Cahyadi masih dominan,” kata Direktur WE Institut Sugeng Siswanto di Surabaya, Senin (6/5/2024).

Berdasarkan hasil survei WE Institut elektabilitas Eri Cahyadi mencapai 61,80 persen.

Kemudian, posisi kedua disusul petahana Wakil Wali Kota Surabaya Armuji (10,00 persen), Calon Legislatif DPRD Jawa Timur terpilih yang juga Putra Menteri Sosial Tri Rismaharini, Fuad Bernardi (3,50 persen), Calon Legislatif DPR RI terpilih Tom Liwafa (2,00 persen), dan Calon Legislatif DPR RI terpilih Ahmad Dhani (1,70 persen).

Keunggulan elektabilitas Eri Cahyadi, salah satunya dipengaruhi oleh tingkat kepuasan masyarakat terhadap kinerjanya selama menjabat sebagai Wali Kota Surabaya.

WE Institut mencatat tingkat kepuasan masyarakat Surabaya terhadap kinerja Eri Cahyadi mencapai 87,7 persen.

“Itu menjadi modal untuk petahana di periode kedua kalau memang mau bertahan,” ujarnya.

Survei tersebut dilakukan pada periode 17-27 April 2024, menggunakan metode multistage random sampling, dengan jumlah sampel sebanyak 1.000 orang dari 31 kecamatan se-Kota Surabaya dan margin of error sekitar 3,1 persen pada tingkat kepercayaan 95 persen.

Berikut perolehan elektabilitas tokoh yang berpeluang maju di Pilkada Surabaya berdasarkan hasil survei WE Institut:

  1. Eri Cahyadi 61,80 persen.
  2. Armuji 10,00 persen.
  3. Fuad Bernardi 3,50 persen.
  4. Tom Liwafa 2,00 persen.
  5. Ahmad Dhani 1,70 persen.
  6. Lucy Kurniasari 1,20 persen.
  7. Azrul Ananda 0,90 persen.
  8. Adi Sutarwijono 0,80 persen.
  9. Machfud Arifin 0,70 persen.
  10. Reni Astuti 0,60 persen.
  11. Dyah Katarina 0,50 persen.
  12. Cahyo Harjo Prakoso 0,50 persen.
  13. Musyafak Rouf 0,50 persen.
  14. Bambang Haryo Soekartono 0,30 persen.
  15. M Soleh 0,30 persen.
    Tidak Tahu/Tidak Menjawab (TT/TJ) 14,70 persen.

(antara/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...
KRONIK

Apresiasi Kegiatan Rejotangan Fun Trail Run, Erma Susanti: Pengungkit Wisata Desa

TULUNGAGUNG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mengapresiasi dan mendukung ...
HEADLINE

Soekarno Cup 2026 Bidik Talenta Muda Menuju Timnas dan Level Internasional

Soekarno Cup 2026 menjadi panggung talenta muda dari 16 provinsi yang diproyeksikan menjadi cikal bakal pemain ...