Minggu
09 Agustus 2026 | 11 : 41

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Legislator: Kampung KB Upaya Membangun Indonesia dari Pinggiran

pdip-jatim-budi-yuwono-dapil-6

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Ir Budi Yuwono mengatakan, pendirian Kampung Keluarga Berencana adalah upaya pemerintahan Jokowi untuk membangun Indonesia dari pinggiran dengan memperkuat daerah dan desa dengan berbagai program pembangunan yang berkesinambungan.

“Kampung KB merupakan pembangunan lintas sektoral dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat. Konsep ini juga merupakan salah satu upaya mewujudkan Cita ke tiga dari Nawa Cita, yaitu membangun Indonesia dari pinggiran,” kata Budi Yuwono, dalam Sarasehan Integrasi Kampung Keluarga Berencana (KB) di Desa Doko, Kecamatan Doko, Kabupaten Blitar, kemarin.

Legislator asal Daerah Pemilihan VI Jawa Timur ini menyebutkan bahwa melalui program ini, BKKBN melaksanakan program melalui pembinaan keluarga yang berkualitas, sejahtera dan harmonis.

“Dengan adanya keluarga berkualitas dan harmonis dapat melahirkan generasi muda yang sehat dan terampil sehingga melahirkan banyak calon pemimpin bangsa dan negara di masa mendatang,” papar politisi asal Tulungagung ini.

Seperti diketahui dalam kegiatan Sarasehan tersebut juga dihadiri, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Blitar Wahid Rosyidi, Kepala Desa Doko, Muspika Kecamatan Doko, serta Perwakilan BKKBN di Jawa Timur.

“Dalam program kampung KB terdapat beberapa program rutin di antaranya adalah pembinaan kesejahteraan keluarga, pencegahan kematian ibu hamil dan anak, pembinaan kualitas kesehatan ibu hamil dan anak serta beberapa program lainnya,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Suhartuti dari Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Timur dalam paparannya menyampaikan bahwa BKKBN memberikan rekomendasi usia pernikahan yang ideal. Baiknya itu dilakukan pada usia matang 21 tahun untuk perempuan dan 25 tahun untuk laki-laki.

“Sesuai dengan Undang-Undang Perlindungan Anak, usia kurang dari 18 tahun masih tergolong anak-anak. Untuk itu, BKKBN memberikan batasan usia pernikahan 21 tahun bagi perempuan dan 25 tahun untuk pria,” kata Suhartuti. (ven)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah: Soekarno Cup Jadi Wadah Talenta Muda Wong Cilik dan Pembentuk Karakter

SURABAYA – Soekarno Cup 2026 tidak sekadar menjadi ajang perebutan gelar juara bagi 16 tim dari berbagai daerah di ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Harap Kecamatan Pakel Jadi Kandang Banteng Sejati

TULUNGAGUNG – Dalam pelaksanaan Pemilu Legislatif (Pileg) tahun 1999 hingga 2024, tercatat bahwa PDI Perjuangan ...
KRONIK

Hj. Ansari Dorong Masyarakat Perkuat Mitigasi Bencana sejak Dini

PAMEKASAN – Anggota Komisi VIII DPR RI, Hj. Ansari, mendorong masyarakat memperkuat mitigasi bencana dan kepedulian ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid: Perda Cagar Budaya Harus Jadi Pengunci Anggaran Pelestarian

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, menegaskan Raperda Pelestarian ...
KABAR CABANG

Musran PDIP Kota Blitar Tuntas, 189 Pengurus Ranting Dikukuhkan

BLITAR – PDI Perjuangan Kota Blitar menuntaskan Musyawarah Ranting (Musran) dengan mengukuhkan 189 pengurus ranting ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gelar Rapat Pleno Tahap I Pembentukan PR dan PAR

BOJONEGORO– DPC PDI Perjuangan Kabupaten Bojonegoro menggelar Rapat Pleno Tahap I, Pembentukan Pengurus Ranting ...