Selasa
18 Agustus 2026 | 5 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi Apresiasi KPM PKH Nganjuk Ikuti Program Askesos

pdip-jatim-kusnadi-askesos-nganjuk

NGANJUK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Kusnadi, mengapresiasi langkah para Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) Kabupaten Nganjuk yang mengikuti asuransi kesejahteraan sosial (Askesos).

Menurut Kusnadi, dengan menjadi peserta askesos, para KPM PKH yang rata-rata warga miskin, akan mendapatkan jaminan pertanggungan manakala mendapat musibah sakit, mengalami kecelakaan, atau meninggal dunia.

“Ini luar biasa. Dengan premi hanya Rp 16.800 yang uangnya diambilkan dari PKH, para pekerja sektor informal, seperti petani, buruh, pedagang kecil, lebih terlindungi dari kemungkinan kehilangan penghasilan akibat kena musibah misalnya,” kata Kusnadi.

Hal itu dia sampaikan, saat memberikan sambutan di acara penyerahan 7.500 kartu peserta Program Askesos Mandiri BPJS Ketenagakerjaan kepada KPM PKH Kabupaten Nganjuk. Acara digelar di tempat wisata di Kecamatan Sawahan, Sabtu (25/12/2016).

Terkait Program Keluarga Harapan, menurut Kusnadi, ini adalah salah satu janji politik Presiden Joko Widodo. Intinya, program ini untuk meningkatkan kualitas hidup Keluarga Sangat Miskin (KSM).

“Hal ini berangkat dari harapan beliau (Presiden Jokowi), agar jangan sampai anak-anak Indonesia tidak bersekolah karena orang tuanya tak punya uang. Seluruh anak Indonesia harus bersekolah,” ujar pria yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Pun demikian dengan layanan kesehatan, tambah Kusnadi, semua lapisan masyarakat harus bisa berobat jika sakit.

Berbagai upaya pemerintah membantu rakyat miskin, jelasnya, di antaranya diwujudkan dengan program Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan Kartu Indonesia Sehat (KIS). Termasuk di dalamnya, PKH.

“Juga program e-warung, di mana kartu peserta PKH bisa digunakan untuk membeli bahan kebutuhan pokok di warung-warung tertentu. Harganya sama dengan harga produsen,” jelas Kusnadi.

Pemerintah Provinsi Jawa Timur, ungkap Kusnadi, juga berupaya mengurangi angka kemiskinan dengan membuat berbagai program. Di antaranya, sejak tahun anggaran 2015, sebanyak Rp 400 miliar dari APBD Jatim dipinjamkan ke BPR Bank Jatim.

Uang itu untuk disalurkan ke UKM-UKM maksimal Rp 25 juta dengan bunga 9 persen setahun. “Ini membawa manfaat luar biasa bagi Pemprov Jatim, karena kesenjangan sosial antara yang kaya dan miskin makin menyempit,” ujarnya.

Acara penyerahan 7.500 kartu peserta Program Askesos Mandiri BPJS Ketenagakerjaan kepada KPM PKH Kabupaten Nganjuk dihadiri Wabup Nganjuk, KH Abdul Wachid Badrus,  Ketua DPRD Puji Santoso, serta dinas terkait. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

HUT ke-81 RI, Bupati Arifin Serahkan 17 Rumah Bedah Rumah: Merdeka dari Hunian Tak Layak

TRENGGALEK – Peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan RI di Kabupaten Trenggalek memiliki makna berbeda bagi 17 keluarga ...
KOLOM

Marhaenisme dan Relevansi Pemikiran Bung Karno

Oleh: Deni Wicaksono, Ketua Persatuan Alumni GMNI Jawa Timur ADA bagian menarik dari pidato Presiden Prabowo ...
KRONIK

Wakil Ketua DPRD Bojonegoro Gelar Doa Bersama dan Bagikan Pupuk Organik Gratis di Hari Kemerdekaan

BOJONEGORO – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia, Wakil Ketua DPRD Kabupaten ...
KABAR CABANG

Gelar Sarasehan Kebangsaan, DPC Tulungagung Perkuat Semangat Gotong Royong

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar sarasehan kebangsaan dalam ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim: P-APBD 2026 Jangan Diukur dari Besarnya Anggaran, tapi Manfaat untuk Rakyat

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi Jawa Timur agar Perubahan APBD ...
SEMENTARA ITU...

Bacakan Proklamasi HUT ke-81 RI, Fery Ingatkan Kemerdekaan Harus Diisi Kerja Nyata untuk Rakyat

MADIUN – Ketua DPRD Kabupaten Madiun Fery Sudarsono mengingatkan kembali momentum Proklamasi Kemerdekaan sebagai ...