Kamis
16 April 2026 | 10 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kritik Megawati Bentuk Kepedulian pada Pemerintah

pdip jatim - mega di kongres IV

pdip jatim - mega di kongres IVJAKARTA – Semangat pidato politik Ketua Umum DPP PDI Perjuangan Megawati Sukarnoputri pada acara Kongres IV PDI Perjuangan di Bali adalah mendukung pemerintahan Jokowi yang dimandatkannya. Adapun kritik tajam terhadap kinerja pemerintah dan realitas politik sekarang merupakan bentuk kepedulian Megawati.

Pengamat politik Fisip Universitas Airlangga (Unair), Haryadi menilai pidato politik Megawati Sukarnoputri memiliki konteks realitas faktualnya. “Secara umum pidato politik Megawati memuat bingkai ke-Indonesia-an,” ujar Haryadi saat dihubungi, Minggu (12/4/2015).

Menurut Haryadi, sejumlah kalangan sering tidak mengerti konteks dari pernyataan Megawati. “Inilah yang sering tak dimengerti oleh para pengritiknya. Lebih kerap Megawati dikritik melulu dengan memenggal teks pidatonya. Seakan teks pidato Megawati itu berdiri lepas tanpa konteks.,” papar Haryadi.

Menurut dia, ketika Megawati mengucapkan ada simbiosis antara kekuatan anti-partai dengan modal asing, maka ia mengilustrasikan deskripsi data kualitatifnya secara faktual.

Begitu pula, kata Haryadi, ketika ia meminta agar Presiden harus ingat janji-janjinya kepada rakyat dan taat konstitusi, maka semua berdasar konteks realitas faktual dan normatifnya. “Jadi, alih-alih pidato Megawati dianggap penuh prasangka, tapi justru para pengritiknya lah yang berprasangka dan memang sudah anti-pati berlebih terhadap Megawati,” katanya.

Untuk sebagian, kata Haryadi, sikap antipati terhadap Megawati itu karena iri melihat kenyataan Megawati sukses memimpin partai politik besar dan mampu memelihara konsolidasi partainya.

Banyak yang Terusik

Sedangkan relawan pendukung Jokowi saat Pilpres 2014, Ferdinan Hutahean menyatakan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri menyampaikan pidoto politik di Kongres Bali banyak pihak yang merasa terganggu dan terusik kepentingannya di dalam pemerintahan.

Mereka yang terganggu itu adalah para antek neolib dan komprador-komprador kapitalis yang terus-menerus menyesatkan Jokowi hingga cita-cita dan janji kampanye Presiden yang serba kerakyatan berubah dan ditelikung menjadi liberalisme.

” Mereka merasa terganggu dan terusik kepentingannya, para pedagang politik itu kemudian bermanuver dengan kemampuan kapital yang mereka miliki, menguasai opini publik melalui kekuatan media dengan membeli kaum intelektual yang biasa melacurkan diri pada uang untuk menjadi corong pembentukan opini. Ini berbahaya bagi negara yang akan semakin dibelokkan arahnya dari cita UUD 45 dan Pancasila,” tutur Ferdinan.

Mereka yang terusik itu, kata Ferdinan, adalah para pendukung neolib. Mereka juga adalah komprador kaum kapitalis. Selama ini merekalah yang menyesatkan opini dan mengadu domba PDIP dengan relawan. Serta membenturkan PDIP dengan Jokowi serta mengadu domba Jokowi dengan relawan. Ini yang tidak dipahami oleh banyak pihak.

“Hingga tersesat dan turut serta menjadi wayang yang dimainkan dalang kapitalisme. PDIP adalah satu-satunya partai pengusung Jokowi yang punya ideologi, yang memahami dan menganut paham marhaenisme, yang mengerti dan memperjuangkan Trisaksi Bung Karno,” katanya. (koran-jakarta)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...