Selasa
11 Agustus 2026 | 5 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kota Mojokerto Terbaik dalam Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan

pdip-jatim-masud-yunus-pkk

MOJOKERTO – Kota Mojokerto berkesempatan maju di tingkat nasional dalam penilaian pelaksana terbaik Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan.

Peluang ini diperoleh Kota Mojokerto setelah kembali terpilih sebagai kota pelaksana terbaik Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan di Provinsi Jawa Timur tahun 2016.

Menurut Wali Kota Mas’ud Yunus, prestasi tersebut bisa diraih seiring pencanangan Kota Mojokerto sebagai kota sehat berbasis keluarga di tahun 2016 lalu.

Wali kota dari PDI Perjuangan ini menegaskan, Posyandu merupakan garda terdepan dalam membangun Kota Mojokerto sebagai kota sehat.

“Karena itulah keberadaan Posyandu terus kita tingkatkan dan kita jadikan sebagai Posyandu terintegrasi,” kata Mas’ud, kemarin.

Pejabat yang berlatar belakang ulama ini berharap, kerjasama baik antara Dinas Kesehatan, PKK, Dinas KB dan dinas terkait tetap dijaga dalam mewujudkan visi Kota Mojokerto sebagai kota sehat.

Dia juga memuji peran serta kader kesehatan yang tidak pernah berhenti mendampingi warga yang mempunyai masalah kesehatan.

Sebab,  setiap satu kader kesehatan mendampingi 20 keluarga, terutama yang mempunyai masalah kesehatan. Seperti hamil risiko tinggi, anak kurang gizi atau warga yang punya kasus penyakit yang lain.

Melalui peran serta PKK melalui kader kesehatan, jelas Kiai Mas’ud, derajat kesehatan di Kota Mojokerto semakin hari semakin baik, terutama bisa diukur dari usia harapan hidup.

Menurutnya, usia harapan hidup di Kota Mojokerto sudah mencapai 72,89. Artinya usia harapan hidup warga Kota Mojokerto sudah di atas capaian Provinsi Jawa Timur dan nasional.

Pada Jumat (3/2/2017) lalu, tim penilai lapangan yang dipimpin Ulfah Harsono, Ketua Pokja 4 PKK Provinsi Jawa Timur mendatangi Posyandu Raung-Merapi (RAPI), Kelurahan Wates, Kecamatan Magersari.

Kedatangan tim penilai dari PKK Provinsi Jatim ini disambut Mas’ud Yunus.

Menurut Ulfah Harsono, Kota Mojokerto merupakan satu-satunya kota di Jatim yang mengikuti penilaian pelaksana terbaik Kesatuan Gerak PKK-KB-Kesehatan tingkat provinsi.

“Mudah-mudahan Kota Mojokerto dapat mewakili Provinsi Jawa Timur di tingkat nasional,” ujarnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...
SEMENTARA ITU...

Andreas Buka Peluang UMKM Eks Dolly Tembus Pasar Ekspor, Risma Tekankan Pasar Lokal Harus Kuat

Anggota DPR RI Andreas Eddy Susetyo membuka peluang UMKM eks Dolly menembus pasar ekspor, sementara Risma ...
KRONIK

Bupati Bupati Ipuk Lepas 32 Kontingen Pramuka Banyuwangi ke Jambore Nasional ke-12 di Cibubur

BANYUWANGI – Sebanyak 32 Pramuka Penggalang siswa berbagai SMP di Banyuwangi akan mengikuti Jambore Nasional ...
KRONIK

Guntur Wahono: Tiban Bukan Sekadar Adu Skill, Tapi Merawat Persaudaraan Antar Daerah

BLITAR – Seni tradisi Tiban tidak semestinya berhenti sebagai tontonan budaya. Di balik pertarungan para jawara di ...
OLAHRAGA

Kalah 1-4 dari Jabar, Deni Wicaksono Tegaskan Peluang Banteng Jatim Masih Terbuka

SURABAYA – Kekalahan telak 1-4 dari Banteng Jawa Barat membuat langkah Banteng Jatim di Soekarno Cup 2026 langsung ...
OLAHRAGA

Aji Santoso Dorong Soekarno Cup Berkelanjutan, 400 Talenta Muda Dibuka Jalan ke Klub Profesional

SURABAYA – Lapangan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar tempat bagi pemain muda mengejar kemenangan. Di balik ...