Kamis
15 Oktober 2026 | 11 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kota Atraktif Harus Inklusif, DPC PDIP Trenggalek Pastikan Pembangunan ‘One For All’

pdip jatim 260227 Doding

TRENGGALEK – Komitmen menghadirkan pembangunan yang berkeadilan dan merangkul seluruh lapisan masyarakat kembali ditegaskan PDI Perjuangan. Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek yang juga Ketua DPRD, Doding Rahmadi, memastikan arah pembangunan Kabupaten Trenggalek harus bersifat inklusif dan berpihak pada semua.

Penegasan itu disampaikan Doding saat menghadiri Musyawarah Perencanaan Pembangunan Perempuan, Anak, Disabilitas dan Kelompok Rentan Lainnya (Musrena Keren) 2026 di Pendopo Manggala Praja Nugraha, Kamis (26/2/2026).

Menurut Doding, haluan pembangunan daerah telah tertuang jelas dalam RPJPD dan RPJMD. Untuk tahun 2026 hingga 2027, Pemerintah Kabupaten bersama DPRD mengusung tema besar “Kota Atraktif” sebagai strategi memperkuat daya saing Trenggalek.

Namun demikian, ia menegaskan bahwa kota atraktif tidak boleh dimaknai sebatas pembangunan fisik semata.

“Pembangunan atraktif ini juga harus inklusif, harus one for all. Satu untuk semua, semua untuk satu. Artinya pembangunan itu harus merangkum aspirasi seluruh masyarakat Kabupaten Trenggalek,” tegas Doding.

Sebagai partai wong cilik, PDI Perjuangan memandang pembangunan harus berangkat dari kebutuhan rakyat dan memberi ruang yang sama bagi perempuan, anak, penyandang disabilitas, serta kelompok rentan lainnya.

Konsep kota atraktif, lanjutnya, merupakan strategi untuk menghadirkan infrastruktur berkualitas, berkelanjutan, ramah lingkungan, dan adaptif terhadap perubahan iklim. Implementasinya akan diwujudkan melalui dukungan anggaran signifikan pada sektor strategis, terutama penguatan pariwisata dan penataan ruang publik.

Beberapa proyek prioritas antara lain pengembangan kawasan wisata Goa Lowo, Pantai Simbaronce, Hutan Kota, penataan alun-alun, pembangunan jogging track hingga jalur pedestrian.

“Ini perlu terus kita sosialisasikan. Kota atraktif itu ya kota yang menarik. Trenggalek harus punya daya tarik. Tapi menarik saja tidak cukup, harus nyaman dan bisa diakses semua kalangan,” ujarnya.

Doding menekankan, pembangunan ruang publik bukan sekadar mempercantik wajah kota, melainkan menciptakan ruang bersama yang aman, ramah, dan inklusif.

Dengan wajah kota yang semakin tertata, masyarakat diharapkan tumbuh rasa bangga terhadap daerahnya.

Lebih jauh, ia optimistis penguatan identitas kota akan berdampak pada peningkatan kunjungan dari luar daerah, yang pada akhirnya menggerakkan roda perekonomian masyarakat.

“Harapan kita, warga Trenggalek bangga dengan daerahnya sendiri, dan orang luar tertarik datang. Tanpa daya tarik itu, peningkatan ekonomi akan sulit terwujud,” ujar dia.

Meski fokus pada penguatan infrastruktur dan pariwisata, Doding mengingatkan bahwa proses pembangunan harus tetap berjalan secara partisipatif. PDI Perjuangan mendorong model perencanaan bottom up, bukan sekadar pendekatan top down.

“Tidak bisa hanya berdasarkan keinginan kepala daerah semata. Kita harus menjaring aspirasi dari kecamatan-kecamatan, termasuk hari ini dari perempuan, anak, dan rekan-rekan disabilitas. Inilah semangat gotong royong dalam perencanaan pembangunan,” pungkasnya.

Dengan semangat one for all, PDI Perjuangan Trenggalek memastikan pembangunan Kota Atraktif benar-benar menjadi milik bersama, berkeadilan, berkelanjutan, dan menghadirkan kesejahteraan bagi seluruh rakyat. (aris/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Sidak Dua Proyek Strategis Blitar, Pastikan Jalan dan Jembatan Tepat Sasaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, ...
KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...