Rabu
12 Agustus 2026 | 9 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komunitas Kopi Jombang Ingin Pasangan MuRah Kembali Pimpin Kota Santri

pdip-jatim-241021-MuRah-6

JOMBANG – Calon wakil bupati nomor urut 1 di Pilkada Jombang Sumrambah mengatakan, bersama Cabup Mundjidah berkomitmen bakal memasifkan promosi produk khas Jombang, seperti kopi Wonosalam.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai, kopi Wonosalam memiliki potensi yang tidak kalah dengan jenis-jenis kopi lainnya yang sudah terlebih dahulu dikenal secara luas.

“Kopi Jombang ini kan luar biasa. Kopi liberika termasuk jenis kopi punya ciri khas sendiri,” jelas Sumrambah, mengulas kopi Wonosalam di acara Hajar MuRah, di Jombang Sabtu (9/11/2024).

Sehingga, lanjut Sumrambah, sudah sepantasnya kopi Wonosalam mulai bersaing dengan kopi-kopi khas daerah lainnya.

“Kita buat narasi tentang kopi Jombang. Seperti halnya narasi tentang kopi Gayo,” tambah dia.

Sumrambah kembali menegaskan, pasangan MuRah dengan komitmennya akan terus mendukung fasilitasi yang masif guna membumikan kopi Wonosalam, di Kota Santri khususnya.

“Tantangannya untuk teman-teman kopi setelah ini harus dikumpulkan, diberdayakan bersama, disatukan, sehingga punya standarisasi kopinya wong Jombang,” ujarnya.

Sementara itu, Asep (28), seorang pegiat kopi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pasangan Mundjidah-Sumrambah.

Menurutnya, dia dan teman-teman komunitas kopi, dulunya merupakan pegawai kafe semata. Namun, kini mereka telah memiliki sertifikasi barista berkat dukungan dari pasangan MuRah.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih, 6 tahun yang lalu kami anak-anak kopi cuma sebagai pegawai kafe biasa. Tapi semenjak dibantu sama bapak, kita sama teman-teman sudah dapat sertifikasi,” ungkapnya.

Dia dan teman-teman komunitas kopinya juga merasa sangat terbantu dengan dihadirkannya Jombang Coffee Festival yang digagas paslon petahana tersebut ketika menjabat Bupati dan Wakil Bupati Jombang.

Menurutnya, hal itu mampu meningkatkan penjualan kopi Ekselsa Wonosalam yang notabenenya adalah produk lokal khas Kota Santri, Jombang.

“Apalagi beberapa bulan terakhir beberapa UPTT kopinya sudah pakai kopi Wonosalam. Itu kita sangat terbantu pak,” tutur Asep.

Lebih lanjut, Asep menginginkan rapor baik tersebut dapat dilanjutkan oleh pasangan MuRah. Dia berharap, ada keberlanjutan untuk mengembangkan dunia FnB (food and beverage) terutama perkopian. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Bullying Tak Boleh Dibiarkan, Masa Depan Kediri di Tangan Anak Muda

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan bullying dan pergaulan bebas harus dicegah di kalangan pelajar. ...
KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...