Senin
24 Agustus 2026 | 2 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komunitas Kopi Jombang Ingin Pasangan MuRah Kembali Pimpin Kota Santri

pdip-jatim-241021-MuRah-6

JOMBANG – Calon wakil bupati nomor urut 1 di Pilkada Jombang Sumrambah mengatakan, bersama Cabup Mundjidah berkomitmen bakal memasifkan promosi produk khas Jombang, seperti kopi Wonosalam.

Politisi PDI Perjuangan tersebut menilai, kopi Wonosalam memiliki potensi yang tidak kalah dengan jenis-jenis kopi lainnya yang sudah terlebih dahulu dikenal secara luas.

“Kopi Jombang ini kan luar biasa. Kopi liberika termasuk jenis kopi punya ciri khas sendiri,” jelas Sumrambah, mengulas kopi Wonosalam di acara Hajar MuRah, di Jombang Sabtu (9/11/2024).

Sehingga, lanjut Sumrambah, sudah sepantasnya kopi Wonosalam mulai bersaing dengan kopi-kopi khas daerah lainnya.

“Kita buat narasi tentang kopi Jombang. Seperti halnya narasi tentang kopi Gayo,” tambah dia.

Sumrambah kembali menegaskan, pasangan MuRah dengan komitmennya akan terus mendukung fasilitasi yang masif guna membumikan kopi Wonosalam, di Kota Santri khususnya.

“Tantangannya untuk teman-teman kopi setelah ini harus dikumpulkan, diberdayakan bersama, disatukan, sehingga punya standarisasi kopinya wong Jombang,” ujarnya.

Sementara itu, Asep (28), seorang pegiat kopi menyampaikan rasa terima kasihnya kepada pasangan Mundjidah-Sumrambah.

Menurutnya, dia dan teman-teman komunitas kopi, dulunya merupakan pegawai kafe semata. Namun, kini mereka telah memiliki sertifikasi barista berkat dukungan dari pasangan MuRah.

“Saya mengucapkan banyak-banyak terimakasih, 6 tahun yang lalu kami anak-anak kopi cuma sebagai pegawai kafe biasa. Tapi semenjak dibantu sama bapak, kita sama teman-teman sudah dapat sertifikasi,” ungkapnya.

Dia dan teman-teman komunitas kopinya juga merasa sangat terbantu dengan dihadirkannya Jombang Coffee Festival yang digagas paslon petahana tersebut ketika menjabat Bupati dan Wakil Bupati Jombang.

Menurutnya, hal itu mampu meningkatkan penjualan kopi Ekselsa Wonosalam yang notabenenya adalah produk lokal khas Kota Santri, Jombang.

“Apalagi beberapa bulan terakhir beberapa UPTT kopinya sudah pakai kopi Wonosalam. Itu kita sangat terbantu pak,” tutur Asep.

Lebih lanjut, Asep menginginkan rapor baik tersebut dapat dilanjutkan oleh pasangan MuRah. Dia berharap, ada keberlanjutan untuk mengembangkan dunia FnB (food and beverage) terutama perkopian. (fath/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...