Kamis
15 Oktober 2026 | 10 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi C DRPD Jombang Soroti Kendala Pembangunan Proyek Jembatan 1,8 Miliar

PDIP-Jatim-Syaifullah-15082025

JOMBANG – DPRD Kabupaten Jombang soroti masalah pembangunan jembatan di Gedung Kesenian Jombang yang baru dimulai sejak 25 September lalu.

Jembatan yang digarap oleh CV Hikmah Karya di bawah tanggung jawab Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jombang itu menelan anggaran sebesar Rp1,8 miliar.

Meski belum lama dimulai, pengerjaan jembatan tersebut sudah menuai perhatian dari kalangan anggota dewan Jombang. Pasalnya, tanah di lokasi proyek yang semula dianggap stabil (staous), ternyata adalah pasir, sehingga perencanaan pondasi yang semula sudah disusun harus berubah sedemikian rupa.

“Dari rencana awal tanah dianggap staous, tetapi setelah digali ternyata pasir. Jadi, perlu perubahan perencanaan pondasi,” ujar Kepala Bidang Tata Bangunan dan Bina Konstruksi Dinas PUPR Jombang, Edy Yulianto, pada Selasa (14/10/2025).

Sementara itu, anggota komisi C DPRD Jombang, Syaifullah, mengatakan bahwa permasalahan pada proyek pembangunan Jembatan Gedung Kesenian Jombang sudah terjadi sejak awal.

Menurutnya, konsultan perencana kurang tepat dalam menganalisis tanah dasar yang terdapat di lokasi pembangunan. Alhasil, hal itu berdampak pada pelaksanaan fisik proyek yang kini mengalami hambatan di lapangan.

“Kesalahan tersebut terutama terjadi pada analisis tanah dasar yang dinilai tidak akurat oleh konsultan perencana,” ujar Sayifulloh, Selasa (14/10/2025).

Untuk itu, anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang itu mengimbau Dinas PUPR dan semua pihak terkait untuk melakukan perencanaan ulang secara menyeluruh.

“Kami mendesak konsultan perencana, Dinas PUPR, dan dinas terkait segera melakukan perencanaan ulang secara menyeluruh,” terangnya.

Dengan adanya peristiwa ini, pihaknya meminta agar proses perencanaan ulang dilakukan secara teknis, detail dan berbasis hasil kajian lapangan terbaru.

“Dengan begitu, pelaksanaan pembangunan bisa segera dilanjutkan tanpa mengorbankan mutu, keselamatan konstruksi, dan ketepatan waktu penyelesaian,” katanya.

Selain itu, Syaifullah menegaskan, Komisi C DPRD Jombang akan berkomitmen untuk mengawasi seluruh tahapan perbaikan proyek agar penggunaan anggaran tetap akuntabel.

“Sehingga hasil pembangunan dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat Jombang,” ujarnya.

Untuk diketahui, proyek jembatan ini memiliki nilai kontrak Rp1.835.601.600 dengan masa pelaksanaan 90 hari kalender, terhitung sejak 25 September hingga 23 Desember 2025. (fathir/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Rijanto Sidak Dua Proyek Strategis Blitar, Pastikan Jalan dan Jembatan Tepat Sasaran

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto turun langsung meninjau rencana perbaikan jalan di Dusun Kepek, Desa Ngeni, ...
KRONIK

Gelar GAS NIKAH di Yayasan Taufiqus Sibyan, Hj. Ansari Tekankan Pentingnya Kepastian Hukum

PAMEKASAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Hj. Ansari, mengingatkan masyarakat agar mencatatkan pernikahan ...
KOLOM

Pendidikan Karakter dan Cinta Tanah Air : Catatan Mahasiswa Ilmu Komunikasi Untag Surabaya

Oleh Susy Cecilia Agustina S.* IBARAT pohon, cinta tanah air tidak tiba-tiba tumbuh, tapi perlu disemai, dipupuk, ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Entrepreneur dan Buka Lapangan Kerja

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin mendorong generasi muda menjadi entrepreneur yang mampu ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Minta Pemerintah Lindungi Warga Terdampak Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani meminta pemerintah memperkuat perlindungan masyarakat yang terdampak kebakaran ...
LEGISLATIF

Kaji Ipuk: Pemkot Surabaya Siapkan 50 Hektare Lahan Makam di Sumberejo

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya telah menyiapkan lahan cadangan seluas 50 hektare di kawasan ...