Sabtu
12 September 2026 | 8 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kiai Sepuh Kediri Minta Gus Ipul Bersabar Soal Polemik Fatwa Fardlu Ain

pdip-jatim-GI-ploso-1

KEDIRI – Calon gubernur Jawa Timur nomor urut dua Saifullah Yusuf (Gus Ipul) bertemu para kiai sepuh Kediri. Mereka berkumpul di kediaman pengasuh Pondok Pesantren Ploso, Kediri, KH Zainuddin Jazuli pada Sabtu (16/6). Selain bersilaturahmi, Gus Ipul dan para kiai juga membahas situasi terkini menjelang pemilihan gubernur Jawa Timur.

Selain KH Zainuddin Jazuli, hadir pula KH Kafabihi Mahrus, pengasuh Pesantren Lirboyo; KH Anwar Iskandar, Pengasuh Pesantren Al Amin Kediri; serta KH Nurul Huda Jazuli dan KH Fuad Jazuli. Keduanya juga pengasuh pesantren Ploso, Kediri. Dalam perbincangan sempat disinggung soal keluarnya fatwa Fardlu Ain (wajib bagi setiap umat Islam) untuk memilih Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa.

KH Nurul Huda Jazuli meminta Gus Ipul bersabar, terutama menanggapi serangan yang menyudutkan. Termasuk penyebutan bahwa pendukung Gus Ipul telah berkhianat kepada Allah SWT dan Rasulullah.

“Kami berharap Gus Ipul bersabar, terus menyapa masyarakat dengan ketulusan, seraya terus memohon ampun kepada Allah SWT,” imbuh KH Zainuddin.

Hal yang sama diungkapkan KH Anwar Iskandar. Dia prihatin dengan keluarnya fatwa yang menurutnya tidak begitu jelas konteks dasar dalil agamanya. “Saya sedih. Gampang sekali melabrak Fardlu Ain,” ujarnya.

Gus Abdur Rohman Al-Kautsar atau akrab disapa Gus Kautsar menilai, fatwa Fardlu Ain telah membuat situasi Pilkada Jatim tidak kondusif. Ini diperparah dengan tersebarnya spanduk dan sosialisasi terus-menerus terkait fatwa itu.

“Situasi ini harus bisa dikendalikan jika apinya dipadamkan. Ada asap tentu ada api,” kata Gus Kautsar.

Gus Kautsar juga menyayangkan fatwa itu sampai menyebut bahwa pendukung Gus Ipul telah ingkar Allah dan ingkar Nabi. Padahal pendukung Gus Ipul juga para ulama dan kiai sepuh.

“Para kiai yang mendukung Gus Ipul tidak sembarangan. Masak kiai-kiai dianggap ingkar Allah, ingkar Nabi,” ujar Gus Kautsar.

Anwar Iskandar atau Gus war menyampaikan bahwa para kiai merasa kecewa dengan fatwa yang dikeluarkan oleh KH. Asep Saefudin Chalim. Sebab, fatwa tersebut berpotensi memecah belah masyarakat.

“Yang jelas para kiai kecewa karena menganggap para kiai yang mendukung Gus Ipul itu berkhianat pada Allah dan Rosulullah SAW. Pernyataan itu menurut penilaian para kiai sepuh itu kebablasan, apalagi hubungannya dengan Fardlu Ain. Dan itu berpotensi memecah belah bangsa. Masak kiai saja dianggap berkhianat pada Allah dan Rosulullah, berarti santrinya juga dianggap berkhianat,” ucap Gus War

Diberitakan sebelumnya, keluarnya fatwa untuk mendukung Calon Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Calon Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak hukumnya fardhu ain (wajib bagi setiap umat Islam) menuai polemik. Fatwa bernomor 1/SF-FA/6/2018 itu disebut-sebut dihasilkan dalam pertemuan di Ponpes Amanatul Ummah, Mojokerto (3/6).

Mengutip dalil kitab, para ulama pendukung Khofifah – Emil yang diwakili KH Asep Saifuddin Chalim juga menyebut, umat Islam yang tidak mendukung Khofifah sama dengan mengingkari Allah dan Rasul-Nya. (merdeka)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...
KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...