SURABAYA – Ketua Pengurus Cabang Nahdlatul Ulama (PCNU) Kabupaten Jombang, KH. Fahmi Amrullah Hadziq, mengapresiasi kegiatan Nuzulul Quran yang digelar oleh DPD PDI Perjuangan Jatim, pada Kamis (5/3/2026).
Menurutu Pengasuh Pondok Pesantren (Ponpes) Tebuireng Putri Jombang itu, kegiatan yang diwarnai dengan santunan total 600 anak yatim, janda, dan dhuafa itu merupakan bukti nyata penerapan sunnah Rasullah Saw.
“Aku dan orang yang memelihara anak yatim (kedudukannya) di surga seperti ini (beliau mengisyaratkan dengan jari telunjuk dan jari tengah, serta merenggangkan sedikit di antara keduanya,” ujar Kiai Fahmi.
“Salah satu kelompok yang dirindukan surga adalah orang yang memberi makan pada orang yang lapar. Saya kira yang dilakukan ini harusnya memang diberikan oleh orang yang punya kemampuan dan kelebihan,” tambahnya.
Kiai Fahmi juga mengungkapkan, langkah PDI Perjuangan ini sepatutnya ditiru oleh seluruh partai politik. Partai, tambah dia, tak hanya bicara soal kursi, namun juga terjun langsung membersamai wong cilik.
“Ini adalah hal yang luar biasa terutama di Ramadan. Dan PDI Perjuangan salah satu parpol yang memberikan santunan dan perhatian. Saya kira ini sesuatu yang luar biasa. Saya berharap ke depan lebih sering lagi,” jelasnya.
Menurut Kiai Fahmi, Al-Qur’an dan hadist juga telah mengingatkan, jabatan bukan sekadar kekuasaan, melainkan amanah berat yang menuntut kepedulian penuh terhadap kesejahteraan rakyat.
Dia berharap, langkah PDI Perjuangan di bawah kepemimpinan MH Said Abdullah makin maju, memperjuangkan hak-hak wong cilik dan menjadi berkah bagi Jawa Timur.
“Saya yakin beliau tokoh yang luar biasa. Orang kalau meraih suara terbanyak pasti dipercaya rakyat. Semoga kepemimpinan beliau memberi manfaat dan berkah bagi rakyat Jawa Timur,” tandasnya. (nia/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













