Kamis
22 Oktober 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketum TMP: Indonesia Akan Maju Bila 10 Persen Bupati Seperti Anas

pdip-jatim-anas-webinar-tmp1

JAKARTA – Ketua Umum DPP Taruna Merah Putih (TMP), Maruarar Sirait menyebutkan, Indonesia akan maju bila 10 persen bupati dan walikota-nya seperti Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang bekerja dengan sungguh-sungguh, sepenuh hati, transparan dan profesioal.

“Pak Azwar Anas ini rendah hati, bicara pelan-pelan tapi prestasinya luar biasa,” Maruarar, kemarin.

Pernyataan ini dia ungkapkan dalam Webinar TMP bertemakan “Percepatan Jaring Pengaman Sosial Menghadapi Pandemi Covid-19” yang dilaksanakan Minggu (19/7/2020) malam. Acara ini dibuka Sekjen DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto.

Baca juga: Sekjen PDI Perjuangan: Program JPS Jokowi-Ma’ruf Pro-Wong Cilik

Selain Azwar Anas, hadir sebagai narasumber Menteri Sosial Juliari P Batubara, pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Lili Pintauli Siregar, Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Suhariyanto, dan Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil.

Menteri Sosial Juliari P Batubara yang biasa disapa dengan Ari pun menyampaikan ungkapan senada. Dia menilai bahwa Indonesia akan menjadi negara super-power bila banyak kepala daerah seperti Bupati Banyuwangi dan Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir.

“Indonesia jadi negara super-power. Dua Bupati ini bagus sekali,” ungkap Ari.

Dalam kesempatan Webinar ini Azwar Anas menjelaskan soal wisata dan bansos. Soal wisata, Kabupaten Banyuwangi menjadi tujuan utama wisata pasca Pademi Covid-19.

Artinya selama pandemi, wisata Banywangi tetap menjadi daya tarik banyak masyarakat. Azwar Anas mengatakan bahwa ada perbedaan strategis saat era sebelum Covid-19 dan new normal.

Misal, era sebelum Covid-19, nilai yang diunggulkan sebagai ”jualan” adalah keramahan dan kompetensi. Namun, di era new normal, itu saja tidak cukup, melainkan harus ditambah kesehatan.

Selain itu misalnya dengan sertifikasi kebersihan dan kesehatan. Aspek yang sebelum ada Covid-19 ini belum prioritas, saat ini malah menjadi hal yang wajib.

Karena itu Banyuwangi berinisiatif menerapkan stiker tanda new normal bisnis kuliner, dan berlanjut ke hotel, rent car, destinasi, dan sebagainya.

Terkait dengan pendataan bantuan sosial (bansos), Azwar Anas menjelaskan bahwa sejak lama Banyuwangi sudah punya program Smartkampung. Program ini memberikan banyak kemudahan dalam penanganan Covid-19, termasuk dalam pendataan penerima bansos.

Program ini, jelasnya, sudah familiar bagi semua aparat desa sehingga sudah terbiasa melakukan pelayanan publik berbasis teknologi informasi.

Maka program-program penanganan Covid-19 ini pun kami integrasikan ke Smart Kampung, mulai rumah isolasi, pemantauan pendatang, hingga penerima bansos.

Anas mencontohkan data di sistem Smart Kampung yang mengintegrasikan semua penerima bantuan, dari program pusat sampai kabupaten.

Mulai penerima PKH, BPNT, Bansos Tunai Kemensos, BLT Dana Desa, program Pemprov Jatim, jaring pengaman APBD Banyuwangi, paket nutrisi ibu hamil-menyusui, hingga program gotong royong ASN Peduli dan sebagainya.

“Semua data sumbernya dari desa, yang di-input di sistem untuk diolah sesuai kluster bantuan,” jelas Anas.

Hadir dalam Webinar ini lebih dari 530 peserta dari berbagai daerah di Indonesia. Bahkan nampak hadir pula Duta Besar RI untuk Meksiko, Cheppy T. Wartono. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...