Jumat
28 Agustus 2026 | 8 : 54

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf: Stop Politik Kebohongan

pdip-jatim-erick-thohir-jokowi-salaman

JAKARTA – Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin, Erick Thohir, menegaskan pernyataan Jokowi yang mengimbau agar tidak ada lagi politik kebohongan selama pemilihan presiden dan wakil presiden.

Menurut Erick, kebohongan yang dilontarkan pihak manapun akan merugikan rakyat. “Kita harus stop politik kebohongan. Yang kasihan rakyat. Jangan sampai rakyat yang sekarang sedang membangun untuk Indonesia maju, tapi malah terjebak dengan isu yang tidak benar,” kata Erick saat di Kemayoran, Jakarta Pusat, Minggu (21/10/2018).

Erick mengatakan, kedua pasangan calon presiden dan wakil presiden serta tim kampanye telah bersepakat untuk tidak menggunakan kampanye negatif. Erick meminta agar komitmen tersebut tetap dijaga oleh kedua pihak.

Dia memastikan TKN Jokowi-Ma’ruf akan menjaga pesta demokrasi dengan cara yang bermartabat dan bersahabat.

Menurut dia, tim kampanye akan bekerja keras dengan soliditas untuk menyampaikan visi misi capres dan cawapres, termasuk memperlihatkan rekam jejak sebelumya. “Kami pastikan kami action oriented, bukan janji,” kata Eric

Sebelumnya, saat bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon, Semarang, kemarin, Jokowi sempat mengutarakan kekhawatirannya dengan bertebarannya kabar bohong, hoaks, maupun fitnah di media sosial yang marak menjelang pemilu, pilkada, hingga pilpres.

“Yang namanya di media sosial itu bertebaran kabar bohong, hoaks, fitnah, saling mencela, saling menjelekkan, itu bukan tata krama Indonesia. Itu bukan etika Indonesia, itu bukan nilai-nilai Islami kita,” kata Jokowi.

Dia pun mengajak semua pihak, utamanya pondok pesantren, untuk membangun sumber daya manusia yang memiliki karakter.

“Tadi saya baca sekilas bahwa misi Pondok Pesantren Bugen Al-Itqon ini adalah membangun santri yang berakhlakul karimah dan membangun santri yang berkarakter ahlussunnah wal jamaah, saya rasa ini adalah sebuah visi ke depan yang sangat baik dan marilah kita wujudkan bersama-sama,” terang mantan Gubernur DKI Jakarta ini.

Jokowi kembali mengingatkan semua pihak untuk saling menghormati dan menghargai sesama anak bangsa. “Sudah menjadi sunnatullah bahwa bangsa ini memang beragam, berbeda-beda. Jangan sampai antaragama, antarsuku, antardaerah menjelekkan, mencela, tidak saling menghargai tidak saling menghormati,” kata Jokowi.

Dia mengatakan, bahwa aset terbesar bangsa Indonesia adalah kerukunan, persatuan, dan persaudaraan. Menurutnya, bangsa Indonesia akan maju dan bisa menjadi negara besar dan kuat jika kita bisa menjaga persatuan.

Ia pun moncontohkan pencapaian kontingen Indonesia di Asian Games dan Asian Para Games 2018. Walaupun pada awalnya banyak yang pesimistis bahwa Indonesia tidak akan bisa berprestasi, tapi berkat kerja keras semua pihak, Indonesia bisa bertengger di peringkat keempat pada Asian Games dan peringkat kelima Asian Para Games.

“Coba kita lihat waktu badminton ada yang lihat agamanya apa, sukunya apa? Enggak ada, hanya untuk satu yaitu Merah Putih, Indonesia Raya, negara kita tercinta. Waktu silat enggak ada yang menanyakan itu pesilat dari daerah mana, dari suku mana? Enggak ada. Inilah yang dibutuhkan negara ini, sebuah persatuan yang kuat, sebuah kerukunan yang kuat,” ucap Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Monev Komisi B DPRD Jember di PT MDR Buntu, Data Stok dan Harga Tembakau Masih Misteri

JEMBER – Monitoring dan evaluasi Komisi B DPRD Jember ke PT Mangli Djaya Raya (MDR), Jumat (28/8/2026), belum ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Usulkan Insentif Guru PAUD Naik, Dibahas dalam APBD 2027

MALANG – DPRD Kota Malang mendorong peningkatan alokasi tunjangan insentif bagi para pendidik Pendidikan Anak Usia ...
LEGISLATIF

Abidin Fikri Salurkan Wakaf Al-Qur’an dan Bingkisan untuk Takmir Masjid di Bojonegoro

BOJONEGORO – Momentum Jumat Berkah dimanfaatkan oleh Wakil Ketua Komisi VIII DPR RI Fraksi PDI Perjuangan, Dr. H. ...
KRONIK

Setengah Jam di Posko Baguna, Tempat Para Penggembira Muktamar Melepas Lelah

JOMBANG – Matahari sedang terik-teriknya ketika jarum jam menunjuk pukul 13.30 WIB, Kamis (27/8/2026). Sinar ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Ingin Purna PMI Tak Kembali Jadi Pencari Kerja, tapi Penggerak Ekonomi Daerah

Bupati Malang HM Sanusi ingin purna PMI tak kembali menjadi pencari kerja, tetapi mampu memanfaatkan modal dan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti APBD Perubahan Kota Madiun, Bansos Turun hingga BTT Melonjak

MADIUN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menyoroti sejumlah perubahan komposisi anggaran dalam Raperda ...