oleh

Ketua DPD Jatim: Membangun Negara Harus Berbasis Desa

-Headline-121 kali dibaca

LAMONGAN – Desa adalah pondasi negara. Lantaran itu, Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, Kusnadi SH MHum mengunjungi satu desa di Lamongan untuk memastikan bagaimana kondisi dari pondasi negara tersebut.

Kunjungan ke Desa Putat Kumpul Kecamatan Turi dilakukan sesaat setelah rapat kerja cabang DPC PDI Perjuangan Lamongan, Kamis (10/6/2021). Datang ke desa tersebut, Kusnadi didampingi kader-kader DPC Lamongan.

Menurut Ketua DPD Kusnadi, kunjungan untuk memastikan bahwa desa sebagai pondasi negara dalam kondisi kuat. Kehadiran kader di tengah masyarakat untuk membangkitkan semangat gotong royong masyarakat desa.

Selain itu, kata dia, “Bagaimana PDI Perjuangan bisa hadir ditengah masyarakat dan memberikan sesuatu yang bermanfaat. Yang dari kehadiran PDI Perjuangan itu, hasilnya akan dirasakan oleh masyarakat.”

Dalam pidatonya di desa tersebut, Kusnadi yang juga Ketua DPRD Jatim menambahkan, amanat PDI Perjuangan adalah membangun dari desa. Hal tersebut sesuai tema rakernas mendatang, Kerja Gotong Royong Untuk Rakyat, Desa Maju Indonesia Kuat & Berdaulat”.

“Maka kita harus memiliki desa-desa percontohan, sebagai bukti bahwa kehadiran PDI Perjuangan sangat besar manfaatnya bagi masyarakat ini,” tandas Kusnadi.

Dengan gerakan ini, lanjut dia, muncul gerakan gotong royong untuk membangun desa di daerah-daerah lain. Kusnadi juga mengingatkan, membangun bangsa tidak bisa tanpa basis desa. Karena Bangsa Indonesia bisa kuat karena pondasi yang kuat. “Apa pondasinya, ya ini, desa-desa yang menyebar di seluruh nusantara,” jlentrehnya.

Pada kesempatan itu, Kusnadi juga mengaskan jika desa-desa percontohan PDI Perjuangan tidak hanya berlaku di Kabupaten Lamongan. “Tapi di seluruh wilayah Jawa Timur lho. Catat itu,” tegas Kusnadi. (ak/hs)