Sabtu
02 Mei 2026 | 12 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua DPC Ngawi: Pilkada Tak Langsung Cederai Demokrasi

Jokowi-Bupati Ngawi Kanang

Jokowi-Bupati Ngawi KanangNGAWI – Usulan agar proses pilkada langsung dikembalikan ke DPRD menuai reaksi berbagai pihak. Tak terkecuali di daerah, seperti Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Budi Sulistyono menegaskan ketidaksetujuannya.

“RUU Pilkada sangat mencederai proses demokrasi yang diperjuangkan bersama,” tandas Budi Sulistyono, Minggu (14/9/2014).

Di satu sisi urai Budi Sulistyono, Pilkada melalui mekanisme perwakilan DPRD tidak mencerminkan transparansi politik demikian pula hak rakyat secara konstitusi dirampas. “Pada prinsipnya kita hanya tunduk pada rakyat karena merekalah yang mempunyai kedaulatan sebagaimana yang diatur pada undang-undang kita ini,” kata pria yang juga Bupati Ngawi itu.

Sikap yang sama ditunjukkan Ketua DPRD Kabupaten Ngawi Dwi Rianto Jatmiko. Dia dengan tegas menolak perubahan RUU Pilkada itu.

Menurutnya, RUU tersebut bertentangan dengan Pancasila dan UUD 1945 yang menyebut bahwa kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat. “Kepala daerah lahir dari rakyat jadi yang menentukan ya harus dari rakyat sendiri jangan melalui perantara siapapun juga,” terang Antok, sapaan akrab Dwi Rianto.

Upaya ditolaknya RUU Pilkada secara aturan sebagaimana tertuang dalam UUD 1945 setidaknya memuat 4 prinsip demokrasi jika dikaitkan secara langsung. “Pada hakekatnya prinsip demokrasi mengakomodasi kedaulatan rakyat, presidensil, pemilihan demokrasi dan otonomi daerah sendiri. Maka jika dikaitkan satu sama lain dari 4 prinsip tersebut sangat bermakna pemilihan kepala daerah juga harus dilakukan secara langsung,” urainya.

“Kalau RUU itu dipaksakan jelas menjadi langkah mundur dari proses cita-cita demokrasi. Di negeri ini kedaulatan tertinggi ada di tangan rakyat jadi mereka secara langsung pula diberi ruang dalam menentukan siapa calon pemimpinnya,” tegas Antok yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Ngawi itu. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

May Day 2026, Armuji Berbaur dengan Buruh, Tegaskan Komitmen Kesejahteraan Pekerja

SURABAYA – Peringatan Hari Buruh Internasional (May Day) 2026 di depan Kantor Gubernur Jawa Timur berlangsung ...
KRONIK

May Day di DPRD Jatim, Yordan Tegaskan Tuntutan Buruh Akan Diteruskan ke Pusat

Aksi May Day di DPRD Jatim, Yordan Batara-Goa pastikan tuntutan buruh soal outsourcing, upah, dan PHK diteruskan ke ...
KRONIK

Ini, Kunci Sukses Bupati Ipuk Dorong Anak Muda Banyuwangi Berkreasi di Pertanian

BANYUWANGI – Sejak menjabat sebagai Bupati Banyuwangi, salah satu program prioritas Ipuk Fiestiandani adalah sektor ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tekankan Rekrutmen Sekolah Rakyat Harus Tepat Sasaran, Prioritaskan Warga Kurang Mampu

Mas Dhito tekankan rekrutmen Sekolah Rakyat Kediri harus tepat sasaran bagi desil 1 dan 2, progres pembangunan ...
LEGISLATIF

May Day Produktif, Doding Ajak Buruh Tanam Pohon Perkuat Lingkungan dan Ketahanan Pangan di Trenggalek

Doding Rahmadi ajak buruh tanam pohon saat May Day di Trenggalek, dorong ketahanan pangan dan lingkungan ...
LEGISLATIF

Puan: Isu Outsourcing, Ancaman PHK hingga Ojol Harus Dibaca Satu Kerangka Perlindungan Pekerja

Puan Maharani nilai isu outsourcing, PHK, hingga ojol harus dibaca dalam satu kerangka perlindungan pekerja di May ...