Kamis
22 Oktober 2026 | 10 : 42

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ketua BMI: Memenangkan Ahok-Djarot adalah Harga Mati

pdip-jatim-nazaruddin-kiemas

JAKARTA – Ketua Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Banteng Muda Indonesia (BMI) Nazaruddin Kiemas mengatakan, memenangkan pasangan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat (Ahok-Djarot) pada putaran dua Pilkada DKI Jakarta adalah tanggung jawab seluruh organisasi sayap PDI Perjuangan, sebagai partai pengusung pasangan Ahok-Djarot.

“Memenangkan bapak Ahok dan Djarot adalah harga mati untuk kami. Karena kami sadar dan meyakini bahwa Jakarta akan menjadi lebih baik lima tahun ke depan di tangan mereka berdua,” kata Nazaruddin Kiemas di Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2017).

Sebagai organisasi sayap PDI Perjuangan, ungkap Nazaruddin Kiemas, pihaknya akan mengerahkan seluruh kader dan pengurus Dewan Pimpinan Daerah (DPD) BMI se-Indonesia, untuk memenangkan pasangan Ahok- Djarot.

“Kami akan mengeluarkan surat instruksi DPP BMI kepada DPD BMI untuk turun dan terjun langsung ke kantong-kantong masyarakat sampai pencoblosan nanti,” ujarnya.

Sementara itu, Sekjen BMI Antoni Wijaya mengatakan, tugas seluruh kader BMI dua puluh hari ke depan difokuskan ke tempat-tempat di mana suara pasangan Ahok-Djarot lemah di pilkada putaran pertama, 15 Februari lalu.

“Kita fokuskan untuk menggarap titik-titik wilayah yang memang kemarin Pak Ahok dan Pak Djarot tidak unggul, dan prioritas kita menggarap basis suara nomor 1 dan floating mass atau golput kemarin,” ungkap Antoni.

Salah satu cara menarik perhatian warga dengan menggelar road show pasar murah untuk rakyat Jakarta. Road show tersebut dilakukan dalam rangkaian acara peringatan ulang tahun ke-17 BMI yang mengusung tema “17 Tahun BMI Bersama Rakyat”.

Acara ini pun dilakukan sebagai salah satu strategi untuk memenangkan pasangan Ahok-Djarot.

“Jadi dua minggu terakhir kita sudah melakukan pasar murah di sepuluh titik di Jakarta. Itu kami lakukan untuk memaksimalkan target kita, yaitu memenangkan Pak Ahok dan Pak Djarot di putaran kedua,” jelasnya.

Antoni juga mengatakan pada 19 April nanti BMI akan mengerahkan 2.000 kadernya dan Satgas Satria Bela Bangsa (SBB) untuk memantau dan mengawal TPS-TPS di Jakarta.

“Pada hari H nanti kita akan menurunkan 2.000 kader BMI dan Satgas BMI (SBB) ke TPS-TPS yang rentan terjadi intimidasi dan kecurangan pihak lain,” ucapnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

LEGISLATIF

70 Ribu Balita Terserang ISPA, Puan Desak Pemerintah Segera Atasi Karhutla

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah segera menuntaskan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) ...
KRONIK

Sony Serahkan Bantuan Alsintan pada 23 Kelompok Tani, Tegaskan Gratis

BANYUWANGI – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyalurkan bantuan 26 unit alat dan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tegaskan Gelar Cak dan Ning Surabaya Bisa Dicabut

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi menegaskan gelar Cak dan Ning Surabaya dapat dicabut apabila pemegangnya ...
KRONIK

Masa Tunggu Haji Diseragamkan, Ina Ingatkan Ketatnya Syarat Istitha’ah

BONDOWOSO – Pemerintah memperbarui sistem antrean keberangkatan ibadah haji untuk musim haji 1448 Hijriah/2027 ...
LEGISLATIF

DPRD Jember Ingatkan Ancaman Benturan Lahan Rumah Murah dan Pangan

JEMBER – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Jember mengingatkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember ...
KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...