Selasa
03 November 2026 | 3 : 24

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Keluarga Pendiri Ponpes Darul Ulum Jombang Ini Doakan Gus Ipul-Puti Menang

pdip-jatim-puti-ponpes-jember

JEMBER – Di hari ke-4 bulan Syawal 1439 H, Calon Wakil Gubernur Puti Guntur Soekarno mengunjung Nyai Latifah Mustain, di Pondok Pesantren Annuriyyah, Desa Kaliwining, Kecamatan Rambipuji, Jember, Senin (18/6/2018).

Nuansa Lebaran Idul Fitri masih kental ketika cucu Bung Karno itu tiba pondok. Turut menyambut, salah satu pengasuh Ponpes Annuriyyah, Ubaidillah Amin Muhammad, atau akrab disapa Gus Ubed.

“Selamat datang Mbak Puti, di pondok kami. Semoga silaturahmi dan persaudaraan tetap terjalin baik,” ucap Gus Ubed mempersilahkan Puti masuk kediaman Nyai Latifah Musta’in.

Nyai Latifah Mustain adalah istri pendiri Pondok Pesantren dan Universitas Darul Ulum, Rejoso, Jombang yakni (alm.) Dr KH Musta’in Romli. Saat ini Nyai Latifah tinggal di Jember.

Setelah mendapat salam dan dipersilakan Gus Ubed, obrolan pun mengalir. Menurut Puti, kunjungannya itu sebagai bagian dari silaturahmi.

“Kunjungan kami yang mendadak ini untuk sowan, dan silaturahmi dan minta doa restu agar jalannya pilkada aman dan lancar hingga masa coblosan 27 Juni nanti,” terang Puti.

Nyai Latifah Musta’in lantas memimpin doa untuk pasangan Cagub-cawagub Saifullah Yusuf-Puti Guntur Soekarno, kandidat nomor 2 Pilkada Jawa Timur, agar berhasil memimpin provinsi ini.

Usai berdoa, Puti menyempatkan sowan di rumah KH Nurus Sholeh, salah satu pengasuh Ponpes Annuriyyah yang masih satu komplek. Mereka melakukan swafoto dengan keluarga besar (alm) KH Musta’in Romli.

Sementara itu dari Surabaya diberitakan relawan Pasangan pendukung Gus Ipul dan Mbak yang tergabung dalam Barisan Pembaharuan (BP) Jatim terus fokus menggarap pemilih perempuan.

Hal ini sengaja dilakukan untuk meyakinkan para perempuan, terutama pemilih pemula agar semakin yakin memilih paslon nomor 2.

“Kami turun ke bawah dan menyapa langsung para pemilih perempuan dan memperkenalkan sosok Gus Ipul – Mbak Puti dan program-program prioritas untuk perempuan,” terang Ketua Presidium Pusat BP.

Menurutnya, Barisan Pembaharuan menggunakan jaringan relawan perempuan dan aktivis perempuan untuk bergerak secara kolektif dan massif. Jaringan ini dimaksimalkan di Madura, Malang Raya, Surabaya-Sidoarjo, Tapal Kudan dan sekitarnya.

“Kerja para relawan perempuan Barisan Pembaharuan ini bertugas melakukan sosialisasi dan perkenalan Gus Ipul-Puti. Selain itu mereka bekerja mengarahkan perempuan hadir ke TPS dan mencoblos No 2 Gus Ipul – Mbak Puti,” ujar aktivis Intelektual Muda asal Madura ini. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Banjir Lahar Semeru, Eko Yunianto Desak Posko Darurat dan Logistik Pengungsian Dioptimalkan

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Eko Yunianto, meminta optimalisasi posko darurat dan ...
KABAR CABANG

PDI Perjuangan Kota Madiun dan Komunitas Big Bantaran Kali Matangkan Rencana Aksi Merawat Pertiwi

MADIUN – Usulan warga untuk menanam pohon mangga di sepanjang bantaran Kali Madiun menjadi bagian dari aksi Merawat ...
LEGISLATIF

Sri Untari Ajak Emak-emak Malang Pilah Sampah dari Rumah, Limbah Bisa Jadi Sumber Cuan

MALANG – Kesadaran memilah sampah dari rumah mulai tumbuh di kalangan warga Kota Malang setelah mengikuti ...
KRONIK

Warga Tanpa Identitas Luput dari Bansos, Widarto Sebut Kemiskinan Bukan Sekadar Angka Statistik

JEMBER – Penurunan jumlah penduduk miskin di Kabupaten Jember sekitar 15 ribu orang dalam setahun terakhir belum ...
EKSEKUTIF

Inovasi Sosialisasi Regulasi, Pemkab Ngawi Gelar Lomba Cerdas Cermat Tata Ruang Libatkan Warga

NGAWI – Pemerintah Kabupaten Ngawi melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) menggelar Festival Tata ...
KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...