BLITAR – Pemerintah Kota Blitar kembali mengukir prestasi membanggakan, setelah Kelurahan Karangsari menerima penghargaan Proklim Lestari dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) RI.
Tidak hanya itu, Wali Kota Blitar Santoso juga dianugrahi penghargaan sebagai Pembina Proklim Terbaik. Dua penghargaan tersebut diserahkan Menteri LHK RI Siti Nurbaya kepada Wali Kota Blitar dalam Puncak Festival Iklim di Jakarta pekan lalu.
Santoso mengatakan penghargaan Proklim Lestari ini bukan yang pertama kali diraih Kota Blitar. Tahun lalu, penghargaan serupa juga diraih Kelurahan Tanjungsari. Sehingga pihaknya mengaku bangga, sebab Proklim Lestari merupakan penghargaan tertinggi di tingkat nasional.
Selain itu, keberhasilan Kelurahan Karangsari juga menjadi bentuk nyata keseriusan Pemerintah Kota Blitar dalam mendukung upaya mitigasi gas rumah kaca melalui Program Kampung Iklim (Proklim).
Ada beberapa indikator penilaian Proklim yang telah dijalankan Kelurahan Karangsari. Mulai dari pengelolaan bank sampah, pemanfaatan lahan produktif dengan menanam pohon blimbing hingga pembuatan bioporo dan sumur resapan untuk mencegah banjir.
“Alhamdulillah setelah melalui berbagai tahap penilaian, Kelurahan Karangsari bisa meraih Proklim Lestari. Sangat membanggakan, karena Lestari kan menjadi kategori tertinggi. Di bawahnya ada Proklim Utama,” ungkap Santoso di Kota Blitar, Sabtu ( 5/11/2022).
Bahkan penghargaan yang diberikan Kementerian LHK ini, sebut Santoso membuat Pemerintah Kota semakin serius dalam melakukan pembinaan Proklim. Terlebih bagi kelurahan yang telah meraih penghargaan ditingkat nasional, maka berkewajiban mengimbaskan ke kelurahan lain.
Targetnya tahun depan, Kota Blitar kembali berpatisipasi dalam penilaian Proklim tingkat nasional. “Kita upayakan setiap tahun itu kampung iklim di Kota Blitar terus bertambah. Sehingga kalau ada penilaian-penilaian kita siap gitu lo,” katanya.
Kader PDI Perjuangan ini menargetkan 21 kelurahan di Kota Blitar mampu menerapkan proklim dengan baik. Sebab pemerintah pusat menargetkan untuk mewujudkan 20.000 kampung iklim. (arif/pr)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS