Kang Giri Serahkan Sertifikat Tanah Garapan Terdampak Proyek Waduk Bendo

 54 pembaca

PONOROGO – Bupati Ponorogo Sugiri Sancoko menyerahkan sebanyak 54 sertifikat tanah garapan warga terdampak pembangunan Waduk Bendo Sawoo, Ponorogo, di Pendopo Agung Kabupaten Ponorogo, Jumat (30/7/2021).

Dengan adanya sertifikat tanah garapan ini membuat warga bisa bernafas lega karena hak-haknya telah terpenuhi. 54 Sertifikat tanah garapan ini terdiri atas 53 tanah warga dan 1 tanah kas desa.

“Saya datang kemarin proses sudah 91 persen. Tinggal sekarang ada target waktu agar bisa diresmikan dan bermanfaat. Itu yang paling penting,” kata Bupati Sugiri.

Pembangunan Waduk Bendo pun sudah mencapai 98 persen dan rencananya Minggu ini akan segera dilakukan impounding.

“Pembangunan sudah 98 persen. Tinggal yang atas sama jalan masuk. Rencana impounding Minggu ini,” imbuh Kang Giri.

Dia menambahkan, secara teknis tidak ada masalah. Hanya tinggal diisi air dan segera difungsikan.

Menurutnya, waduk yang berkapasitas 41 juta kubik yang paling besar dibangun di kawasan Bengawan Solo itu rencananya diresmikan Presiden Jokowi bulan September mendatang.

“Waduk Bendo sudah direncanakan sejak 1974. Baru direalisasikan 10 tahunan lalu. Jadi sekarang siap untuk digenangi. Tentu saja akan ada limbah, kita mulai urai satu persatu, kita duduk bersama mengambil keputusan. Jangan ada yang coba-coba  mencari keuntungan di ruang milik rakyat. Bendo dibangun untuk Rakyat,” tegas bupati dari PDI Perjuangan ini.

Sementara itu, Dwi Sumarno, warga Desa Ngindeng, Sawoo yang terdampak pembangunan Waduk Bendo merasa lega dengan adanya sertifikat.

“Sangat lega dan gembira. Karena saya takutnya kalau gak dapat sertifikat, masyarakat tiap hari gelisah, resah. Sekarang alhamdulillah sudah dapat,” ujar Dwi Sumarno.

“Saya ucapkan terima kasih buat Bapak Bupati, sudah memenuhi janji pemerintah yang akan memenuhi segala hak-hak kita. Ini yang terakhir, sertifikat rumah sudah, ini juga sudah,” pungkasnya. (jrs/pr)