oleh

Kalau Tidak Blusukan, Jokowi Bisa Masuk Angin

-Berita Terkini, Kronik-17 kali dibaca
Presiden Jokowi saat blusukan di sebuah pasar

MEDAN  – Untukmewujudkan Indonesia menjadi lebih maju, Presiden Joko Widodo (Jokowi) selalubekerja keras. Bahkan bisa dibilang waktu istirahatnya sangatlah sedikit.

“Sehingga beliau membangun Indonesia dengan baik, beliau enggak pernah istirahat,” kata Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, di Medan, Sumatera Utara, Sabtu (15/12/2018).

Ada keunikan dari Jokowi, yakni tidak bisa diam melakukan blusukan dan menyapa masyarakat. Bahkan Hasto mengatakan apabila tidak blusukan Presiden Jokowi bisa sakit.

“Pak Jokowi itu kalau enggak blusukan masuk angin. Betul itu,” ungkap pria yang juga Sekretaris Tim Kampanye Nasional (TKN) Capres-cawapres Jokowi-Ma’ruf ini.

Obat saat Jokowi merasa letih dan juga masuk angin, sebut Hasto, hanyalah minyak oles. Menurutnya, mantan Wali Kota Solo itu tidak memikirkan kondisi badannya yang terpenting menyapa masyarakat dan terus berbuat baik untuk Indonesia.

“Kalau dia jalan-jalan senjatanya cukup minyak kayu putih. Kalau pusing-pusing diolesin minyak kayu putih, dan salaman sama rakyat sembuh,” terang Hasto.

Di sela Safari Kebangsaan di Kota Medan hari ini, Hasto blusukan di Pusat Pasar Sambu. Dia sempat menyinggung kubu Prabowo-Sandiaga yang juga suka berkunjung ke pasar.

“Kita enggak bicara harga. Karena inflasi terkendali oleh Pak Jokowi,” ucap Hasto.

Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat blusukan di Pasar Sambu, Medan, Sabtu (15/12/2018) 

Menurutnya, kalau kubu sebelah biasanya ke pasar hanyabertanya, Jokowi sudah menghasilkan solusi. “Jadi kalau di sana baru bisamenanyakan harga, Pak Jokowi sudah menstabilkan harga dan membangun pasaritu,” ungkap Hasto.

Selama Hasto blusukan, tidak ada pedagang ataupun masyarakat yang mengeluhkan soal harga. Malah, beberapa pedagang dengan spontan menyerukan dukungan kepada Jokowi.

“Salam dua periode untuk Pak Jokowi, agar perekonomian ini terangkat. Aman, tentram, nyaman. Saya ini dua periode untuk Pak Jokowi,” kata Ferry Lubis, seorang pedagang ikan kering.

Di hari kedua Safari Politik Kebangsaan III ini, Hasto dan rombongan di antaranya Ketua DPP PDIP Djarot Saiful Hidayat menikmati sarapan khas Medan. Yakni Mie Balap Krakatau.

Bukan hanya menyantap makanan, Hasto pun mencoba memasak bersama.

Menu di tempat makan itu sederhana, hanya bihun dan mi kwetiau goreng, dengan potongan cumi, udang, dan telur.


Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto saat blusukan di Pasar Sambu, Medan, Sabtu (15/12/2018)

Disajikan juga gorengan seperti bakwan dan risoles. Yangmembuat sajiannya berbeda adalah rasa pedas dari mi itu.

Hasto mengatakan, inilah contoh usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di era pemerintahan Jokowi. Karenanya, jika terpilih lagi, maka UMKM akan mendapatkan perhatian lebih.

“Di bawah Pak Jokowi-KH Ma’ruf, kita bangga dengan menu asli Indonesia. Jayalah Indonesia,” ujar Hasto.

Dia mengatakan keberadaan UMKM Mie Balap Krakatau adalah bukti bahwa Indonesia kaya akan cita rasa. Sampai Proklamator RI Bung Karno pun pernah membukukan resep asli masakan Indonesia dalam Mustika Rasa. “Kami memang punya tradisi. Setiap kami datang ke daerah kami mengangkat seluruh cita rasa dari menu ala Indonesia. Setiap daerah berbeda dan ini menunjukkan kekayaan Indonesia yang luar biasa,” tuturnya. (goek)