Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Minta Partai Sosialisasikan UU yang Pro-rakyat

pdip jatim - joko suyono reses

pdip jatim - joko suyono resesMAGETAN – Kader PDI Perjuangan di Desa Mrahu, Kecamatan Kartoharjo, Kabupaten Magetan minta agar partai mensosialisasikan berbagai macam perundangan yang lahir dan berkaitan dengan kepentingan rakyat. Hal itu terungkap dalam reses anggota DPRD Magetan Joko Suyono di dapil II Magetan, Rabu (18/2/2015).

Dalam reses dewan yang dihelat di balai desa Mrahu itu, para kader PDIP mendapat penjelasan mengenai Undang-Undang Desa yang penerapannya mulai 2015. “Saat ini kan banyak sekali produk perundangan. Kami perlu memahaminya karena selama ini tidak pernah tahu detil tentang peraturan itu,” ujar Agus, seorang peserta reses dari Ranting Pencol.

“Seperti Undang-Undang Desa ini, sebaiknya partai melakukan sosialisasi. Minimal perda yang dihasilkan dewan di Magetan,” lanjut dia.

Joko Suyono menyambut baik permintaan itu. Ia mencontohkan, reses yang ia lakukan ini adalah salah satu upaya melakukan sosialisasi tentang perundangan, khususnya UU Desa.

Menurut dia, pemerintah hanya melakukan sosialisasi pada perangkat desa. Sementara masyarakat belum banyak mengetahui poin-poin penting dari perundangan dan peraturan turunannya.

“Padahal UU ini dibuat untuk kepentingan masyarakat, bukan hanya perangkat. Maka masyarakat berhak mengetahui hak-haknya juga,” urai Joko yang juga ketua DPRD Magetan.

Masyarakat, lanjut Joko, hanya mengetahui konflik antara perangkat desa dengan pemerintah terkait bengkok desa dari pemberitaan media massa. Hingga perangkat desa menolak membuat APBDes.

“Masyarakat harus tahu bahwa jika APBDes tidak dibuat, maka yang dirugikan adalah rakyat. Karena dampaknya desa tidak akan mendapat dana apapun dalam setahun. Jadi masyarakat yang dirugikan,” jelas Joko.

Dia juga berjanji, ke depan akan rutin melakukan sosialisasi terkait perda yang dihasilkan dewan. “Sebenarnya selama ini sudah kita lakukan dalam reses-reses. Tapi ke depan akan kita tingkatkan lagi. Mungkin semacam pertemuan kader khusus membahas perda,” pungkasnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...