Kader Banteng Ini Tak Ingin Wayang, Dongkrek, Uyon-uyon Khas Madiun Punah

Loading

MADIUN – Anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Madiun Anang Sujatno mengajak masyarakat ratusan warga Desa Gunungsari, Kecamatan/Kabupaten Madiun, untuk bersama-sama merawat dan melestarikan budaya.

Legislator yang akrab disapa Mas Anang ini menyebut sangat penting untuk merawat serta melestarikan seni dan kebudayaan. Karena budaya merupakan warisan leluhur yang penuh dengan arti dan makna.

”Mari bersama-sama kita rawat seni dan budaya kita, jangan sampai punah ditelan waktu, seperti di Gunungsari sendiri saat ini sudah merawat serta melestarikan Pundensari sebagai warisan leluhur. Bahkan sampai saat ini Pundensari yang merupakan pepunden sudah menjadi wahana wisata yang sudah menarik perhatian masyarakat untuk dikunjungi,” ujar Mas Anang, saat di Desa Gunungsari, Senin (7/2/2022).

Pun, legislator Banteng DPRD Kabupaten Madiun ini mengaku siap untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat terkait pelestarian budaya khususnya di Kabupaten Madiun. Dirinya tidak ingin budaya dan kesenian yang ada di Kabupaten Madiun seperti wayang, dongkrek, uyon-uyon dan lain sebagainya punah ditelan waktu seiring perkembangan zaman.

“Saya sebagai wakil panjenengan di gedung dewan siap memperjuangkan aspirasi masyarakat untuk melestarikan budaya yang ada di Kabupaten Madiun ini. Kesenian-kesenian seperti wayang, dongkrek, uyon-uyon kalau tidak kita rawat bersama nantinya lambat laun akan punah, makanya monggo bersama sama kita uri-uri seni dan kebudayaan ini,” tutur pria yang gemar memakai topi koboi ini.

Anang Sujatno selama ini memang dikenal sebagai wakil rakyat dari PDI Perjuangan yang dikenal getol memperjuangkan seni dan budaya di wilayah Kabupaten Madiun.

Belum lama ini, Anang menerima ratusan pekerja seni yang mengadukan nasibnya kepada wakil rakyat akibat tidak boleh menggelar pentas di masa pandemi.

Anggota Komisi A DPRD Kabupaten Madiun ini juga memfasilitasi konser virtual 16 dalang secara bersamaan di Kabupaten Madiun sebagai wujud perhatian serta tanggung jawab seorang wakil rakyat kepada masyarakat, terutama dalam bidang seni dan budaya. (ant/pr)