Sabtu
17 Oktober 2026 | 12 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Tidak Usah Pawai, Lebih Baik Syukuran dan Berdoa

Jokowi-BW

Jokowi-BWBOGOR – Calon presiden Joko Widodo minta seluruh pendukungnya mengisi kemenangan Pemilu Presiden 2014 tidak dengan cara berlebihan. Dia mengimbau lebih baik kemenangan pilpres ini diisi dengan acara syukuran dan doa.

“Kami mengimbau kepada kader, relawan, dan masyarakat tidak usah ada pawai-pawailah. Mendingan doa syukur, lebih baik,” kata Jokowi kepada wartawan, usai bertemu Presiden Susilo Bambang Yudhoyono di Cikeas, Bogor, Rabu (9/7/2014) malam.

Pertemuan Jokowi-Jusuf Kalla dengan SBY di Puri Cikeas berlangsung secara tertutup. Pertemuan berlangsung sekitar 20 menit. Kedatangan Jokowi itu merupakan inisiatif dari pihaknya.

Saat di Istana Cikeas, Jokowi minta Presiden BSY bisa mengawal proses pemilu berjalan jujur sampai 22 Juli saat penghitungan manual KPU diumumkan. Usai bertemu SBY, kepada wartawan, Jokowi mengungkapkan permohonannya tersebut. Yakni agar SBY juga berperan dalam memimpin nanti sampai 22 Juli agar semuanya juga berjalan dengan sejuk, baik, dan tidak ada gesekan di bawah.

“Kami juga minta agar pilpres ini betul-betul dilihat sebagai pilpres yang jujur, pilpres yang bersih, dan pilpres yang berjalan dengan damai,” ungkap Jokowi.

Capres yang diusung PDI Perjuangan, Partai Nasdem, PKB, Partai Hanura, dan PKP Indonesia itu mengaku dirinya yang minta bertemu SBY, dan akhirnya diberikan waktu pada malam itu. Dalam pertemuan itu, jelas Jokowi, SBY juga menyampaikan pesan agar semua pihak menahan diri dari euforia kemenangan.

“SBY minta mulai besok supaya semuanya mendinginkan hati dan pikirannya sehingga yang di bawah juga terasa dingin dan sejuk, dan kami menyanggupi,” tutur Jokowi.

Dikehendaki Tuhan

Sementara itu, Ketua DPP PKB Marwan Jafar menilai hasil perhitungan cepat beberapa lembaga survei yang memenangkan pasangan Jokowi-JK sudah cukup menjadi gambaran dari perhitungan sebenarnya (real count) di KPU.

“Quick count untuk Jokowi itu sama dengan real count nanti, tidak jauh-jauh dari itu. Karena Jokowi sudah dikehendaki Tuhan, dan rakyat sudah memberikan mandat kepada beliau untuk menjadi presiden,” ujar Marwan dalam rilis tertulis kepada wartawan.

Dia mengajak seluruh relawan bersatu mengawasi proses perhitungan suara nanti. Marwan juga minta penyelanggara dan pengawas pemilu bersikap profesional agar tidak terjadi kecurangan di mana-mana.

Selain itu, dia minta TNI/Polri menjaga netralitasnya dan tidak melakukan intervensi, termasuk kepada kepala daerah. Untuk mengantisipasi kecurangan yang terjadi, DPP PKB telah mengerahkan seluruh pengurus DPW, DPC PKB seluruh Indonesia untuk mengawasi dan mengamankan suara dari TPS, PPS, KPU Kabupaten/Kota, KPU Provinsi, hingga KPU Pusat. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...
KRONIK

Reses di Ponorogo, Kanang Siap Perjuangkan Aspirasi Pendidikan hingga Penyediaan Air Bersih

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono (Kanang), berkomitmen memperjuangkan berbagai aspirasi ...
HEADLINE

Hasto: Konservasi Mangrove dan Ekowisata CMC Tiga Warna Layak Dicontoh Daerah Lain

MALANG – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengapresiasi langkah konkret pemberdayaan masyarakat ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Kota Modern Tak Boleh Kehilangan Jati Diri Budaya

SINGKAWANG – Kemajuan sebuah kota tidak cukup diukur dari jalan yang mulus, gedung yang menjulang, atau pesatnya ...