oleh

Jokowi Tegaskan Tak Ada Kenaikan Harga BBM Dalam Waktu Dekat

BOGOR – Presiden Joko Widodo menegaskan, tidak akan ada kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) dalam waktu dekat ini.

“Tidak. Wong sudah saya batalkan kok. Dengan hitung-hitungan, dengan angka-angka yang sangat realistis,” kata Presiden Jokowi, usai menyerahkan bonus kepada para atlet peraih medali Asian Para Games 2018, di Istana Kepresidenan Bogor, kemarin.

Dia menjelaskan, kenaikan harga BBM, tidak hanya premium, tapi pertamax, DEX, dan lain-lain itu sudah dibicarakan pemerintah sebulan yang lalu. “Sudah kita putuskan naik karena memang harga ICP dan Brent juga naik,” jelas Jokowi.

Namun, lanjutnya, ada kalkulasi, ada hitung-hitungan, bagaimana nanti inflasi, bagaimana nanti daya beli, bagaimana nanti pertumbuhan ekonomi, kemudian keuntungan di Pertamina tergerus berapa.

Terakhir, Jokowi menghitung balik karena ini menyangkut kepentingan rakyat, menyangkut kebutuhan rakyat yang nanti bisa menjadikan konsumsi itu menjadi lebih rendah.

Dia menjelaskan, pertumbuhan ekonomi sekarang ini memang masih bertumpu 56 persen oleh konsumsi. Pemerintah, baru dalam proses membalikkan dari konsumsi ke produksi, tapi ini belum sampai.

“Oleh sebab itu, kemarin setelah saya dapat laporan terakhir dari Pertamina berapa sih kalau kita naikkan segini, dihitung lagi keuntungan tambahan di Pertamina. Tidak signifikan (tambahan keuntungannya), ya sudah saya putusin premium batal,” ungkap Jokowi.

Bonus peraih medali Asian Para Games 2018

Sementara itu, hingga penutupan Asian Para Games 2018 Sabtu (13/10/2018) malam, jumlah medali yang berhasil diraih Indonesia telah melesat dari target 16 medali emas.

Total medali yang diraih atlet-atlet Indonesia dalam Asian Para Games 2018 itu adalah 37 emas, 47 perak, dan 51 perunggu.

Meskipun melebihi target yang telah ditentukan, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi memastikan semua yang terlibat dalam perolehan medali Indonesia, baik atlet, pelatih maupun asisten pelatih akan mendapatkan bonus yang besarannya sama dengan yang diterima atlet-atlet Indonesia pada Asian Games 2018 lalu.

“Nominalnya sama besarnya dengan bonus Asian Games 2018. Adapun rincian bonusnya yakni, untuk perorangan mendapatkan medali emas sebesar Rp1,5 miliar, medali perak Rp500 juta dan medali perunggu Rp 250juta,” katanya.

Bahkan atet-atlet yang tidak mempersembahkan medali pun, juga mendapatkan bonus masig-masing Rp 20 juta. (goek)