Minggu
27 September 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Menanam Pohon, Berarti Menanam Harapan

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentak

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentakTUBAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, urusan pelestarian alam bukan masalah kecil, karena menyangkut generasi masa depan.

“Sebenarnya saat kita menanam pohon, itu berarti sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya, untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang,” kata Presiden Jokowi.

Hal itu dia sampaikan, saat memberikan sambutan pada aksi Penanaman Pohon Serentak terkait Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN), di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (28/11/2016) siang.

Jika tidak merawat alam, seperti asal tebang pohon, jelas Jokowi, akhirnya bencana seperti banjir yang datang, dan akan menyusahkan rakyat. Dia menunjuk contoh, seperti banjir di Bandung, dan di Garut.

Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena di bagian hulu, di atas, di gunung, di bukit, sudah beralih fungsi dari hutan menjadi pertanian, dari hutan menjadi pemukiman, dari hutan menjadi tambang, dari hutan menjadi industri.

“Akhirnya, kejadiannya seperti itu. Ini tugas kita semuanya merawat dan menjaga,” ujarnya.

Karena itu, Presiden Jokowi mengaku senang sekali model penanaman pohon yang dilakukan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) di Tuban ini. Sebab, selain menanam, memperbaiki lingkungan, tapi juga memberikan manfaat bagi rakyat.

Jokowi berpendapat, model-model penanaman dengan koperasi ini, dengan hutan sosial yang dikelola perorangan maupun koperasi, perlu dikembangkan.

“Jangan kembali kita memberikan konsesi-konsesi yang besar kepada korporasi. Kalau memberikan manfaat untuk rakyat silakan, kalau memberikan manfaat untuk masyarakat, rakyat, penduduk silakan. Tapi kalau tidak, geser pemberian itu kepada koperasi, kepada perorangan,” tegasnya.

Dia berjanji akan terus mengikuti, memantau, dan nantinya diharapkan model yang diterapkan Koprabuh itu menjadi model yang baik untuk dikembangkan di provinsi-provinsi lain.

Dalam acara tersebut, sebanyak 238.000 pohon ditanam oleh 5.500 petani, warga, dan pelaku tanam lainnya untuk memecahkan rekor 228.000 sebelumnya di Filipina. Rekor dunia penanaman pohon serentak itu akan masuk dalam catatan “The Guinness Book of Records“. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Perketat Pengawasan Tunjungan Romansa, Donasi Ilegal dan Eksploitasi Hewan Disorot

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memperketat pengawasan di kawasan Jalan Tunjungan atau Tunjungan ...
KRONIK

DPC Bojonegoro Berduka untuk Mas Guruh, Kirim Air Bersih ke 7 Desa Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Seluruh jajaran DPC PDI Perjuangan Bojonegoro berduka seiring berpulangnya, Guruh Irianto ...
LEGISLATIF

DPRD Jatim Desak Pemprov Perketat Perlindungan Data Warga untuk Cegah Pinjol Ilegal

SURABAYA – DPRD Jawa Timur mendorong Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim memperkuat sistem pelindungan data pribadi ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono: Aspirasi Anak Muda Harus Berujung Kebijakan, Bukan Berhenti di Forum

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur Guntur Wahono menegaskan, persoalan yang disampaikan ...
KOLOM

Guruh Soekarnoputera: Seniman Besar, Marhaenis, dan Pejuang Partai

Oleh: Hasto Kristiyanto* INDONESIA kembali berduka. Pada Sabtu, 26 September 2026, pukul 04.16 WIB, di Rumah Sakit ...
KRONIK

Akad Massal KPR Subsidi di Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Akses Rumah Terjangkau

BANYUWANGI – Sebanyak 100 keluarga di Banyuwangi mengikuti akad massal Kredit Pemilikan Rumah (KPR) bersubsidi, ...