Kamis
13 Agustus 2026 | 2 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Menanam Pohon, Berarti Menanam Harapan

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentak

pdip-jatim-jokowi-tuban-tanam-serentakTUBAN – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengingatkan, urusan pelestarian alam bukan masalah kecil, karena menyangkut generasi masa depan.

“Sebenarnya saat kita menanam pohon, itu berarti sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya, untuk keberlanjutan hidup generasi yang akan datang,” kata Presiden Jokowi.

Hal itu dia sampaikan, saat memberikan sambutan pada aksi Penanaman Pohon Serentak terkait Hari Menanam Pohon Indonesia (HMPI) dan Bulan Menanam Nasional (BMN), di Desa Tasikharjo, Kecamatan Jenu, Kabupaten Tuban, Senin (28/11/2016) siang.

Jika tidak merawat alam, seperti asal tebang pohon, jelas Jokowi, akhirnya bencana seperti banjir yang datang, dan akan menyusahkan rakyat. Dia menunjuk contoh, seperti banjir di Bandung, dan di Garut.

Menurutnya, hal itu bisa terjadi karena di bagian hulu, di atas, di gunung, di bukit, sudah beralih fungsi dari hutan menjadi pertanian, dari hutan menjadi pemukiman, dari hutan menjadi tambang, dari hutan menjadi industri.

“Akhirnya, kejadiannya seperti itu. Ini tugas kita semuanya merawat dan menjaga,” ujarnya.

Karena itu, Presiden Jokowi mengaku senang sekali model penanaman pohon yang dilakukan Koperasi Produsen Anugerah Bumi Hijau (Koprabuh) di Tuban ini. Sebab, selain menanam, memperbaiki lingkungan, tapi juga memberikan manfaat bagi rakyat.

Jokowi berpendapat, model-model penanaman dengan koperasi ini, dengan hutan sosial yang dikelola perorangan maupun koperasi, perlu dikembangkan.

“Jangan kembali kita memberikan konsesi-konsesi yang besar kepada korporasi. Kalau memberikan manfaat untuk rakyat silakan, kalau memberikan manfaat untuk masyarakat, rakyat, penduduk silakan. Tapi kalau tidak, geser pemberian itu kepada koperasi, kepada perorangan,” tegasnya.

Dia berjanji akan terus mengikuti, memantau, dan nantinya diharapkan model yang diterapkan Koprabuh itu menjadi model yang baik untuk dikembangkan di provinsi-provinsi lain.

Dalam acara tersebut, sebanyak 238.000 pohon ditanam oleh 5.500 petani, warga, dan pelaku tanam lainnya untuk memecahkan rekor 228.000 sebelumnya di Filipina. Rekor dunia penanaman pohon serentak itu akan masuk dalam catatan “The Guinness Book of Records“. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perkuat Layanan Kesehatan, Bupati Ipuk Serahkan SK PNS 3 Dokter Spesialis dan 17 Nakes

BANYUWANGI – Sebanyak 79 Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di Kabupaten Banyuwangi resmi menerima SK pengangkatan ...
KRONIK

Unik, Sonny Kampanyekan Peduli Lingkungan dengan Nge-DJ Iringi Senam Massal Warga

​BANYUWANGI – Ada pemandangan menarik dalam kegiatan olahraga pagi di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Maron, Kecamatan ...
LEGISLATIF

DPRD Malang Minta Diskominfo Optimalkan 7 Videotron, Jangan Tambah Aset yang Bebani APBD

MALANG – DPRD Kabupaten Malang meminta Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) mengoptimalkan tujuh aset ...
KABAR CABANG

Musran-Musanran Rampung, PDIP Trenggalek Konsolidasi Struktur Desa Hadapi Agenda 2027-2029

DPC PDI Perjuangan Trenggalek merampungkan Musran-Musanran di 152 desa dan mulai mengonsolidasikan pengurus baru ...
LEGISLATIF

Sidang Tahunan MPR 2026 Dimajukan ke 14 Agustus, Puan Pastikan DPR Lebih Khidmat

Sidang Tahunan MPR 2026 dimajukan menjadi Jumat, 14 Agustus karena 16 Agustus jatuh pada Minggu. Puan memastikan ...
KABAR CABANG

Bojonegoro Dilanda Kekeringan, Warga Sukosewu Terima Bantuan 10.000 Liter Air Bersih dari Abidin Fikri

BOJONEGORO – Dampak musim kemarau dan fenomena El Nino mulai meluas di Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Salah satu ...