Kamis
10 September 2026 | 1 : 30

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Kunjungan ke Ponpes Rutin, Tak Ada Urusannya dengan Politik

pdip-jatim-jokowi-ponpes-mambaus-sholihin-gresik
Presiden Jokowi kunjungi Ponpes Mambaus Sholihin, Suci, Gresik, Kamis (8/3/2018)

GRESIK – Presiden Joko Widodo (Jokowi) menegaskan, kunjungannya ke pondok pesantren (ponpes) yang sering kali dilakukannya setiap ke daerah, adalah hal yang rutin. Dia menegaskan, kunjungan tersebut tidak ada urusannya dengan politik.

“Ini memang rutin kita lakukan. Setiap ke daerah pasti ke satu, dua, tiga pondok. Saya kira penting sekali menjelaskan apa yang telah dikerjakan pemerintah dan apa yang akan dilakukan,” kata Jokowi, usai mengunjungi Ponpes Mambaus Sholihin, di Kecamatan Suci, Kabupaten Gresik, kemarin.

Jokowi menyebutkan, dalam kunjungan ke ponpes, dirinya minta masukan kepada ulama, mana yang perlu diperbaiki, mana yang perlu dikerjakan yang lebih besar lagi.

Dia menilai, masukan-masukan seperti itu sangat penting sekali apabila dirinya masuk ke pondok-pondok.

Mengenai apakah dirinya juga minta masukan soal sosok bakal calon wakil presiden (cawapres) untuk Pemilu Presiden (Pilpres) 2019, Jokowi tegas mengatakan, bahwa kunjungannya ke pondok-pondok pesantren tidak ada urusannya dengan politik.

“Tanya saja ke Pak Kiai. Kalau ada pertanyaan dari Pak Kiai ya saya jawab. Enggak ada pertanyaan juga ya saya enggak jawab,” ujarnya.

Selain ke Ponpes Mambaus Sholihin, Jokowi juga ke Ponpes Langitan, di Dusun Mandungan, Desa Widang, Kecamatan Widang, Tuban, pada sore harinya.

Presiden Jokowi saat di Ponpes Langitan, Widang, Tuban

Dalam silaturahmi yang dihadiri ribuan santri Ponpes Langitan, Presiden Jokowi mengatakan, bahwa Indonesia ini adalah negara besar, negara muslim, negara dengan penduduk muslim terbesar di dunia.

Dia menambahkan, bahwa Indonesia memiliki santri terbanyak di dunia dan tidak ada negara lain yang memiliki Hari Santri seperti di Indonesia. “Alhamdulillah, ini patut kita syukuri,” ucapnya.

Jokowi menjelaskan, Indonesia memiliki 268 juta penduduk, 85% di antaranya muslim. Namun demikian, lanjut Presiden, Indonesia ini negara majemuk, sukunya saja ada 714 suku di Indonesia.

Beda dengan Singapura yang memiliki 4 suku, atau Afghanistan yang memiliki 7 suku.

“Sukunya berbeda-beda dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Miangas sampai Pulau Rote, bahasa daerahnya juga berbeda-beda, agamanya juga berbeda-beda,” sambung Presiden ke-7 Republik Indonesia ini.

Karena itu, dia mengajak para santri untuk menjaga persatuan, kesatuan, kerukunan, persaudaraan, ukhuwah Islamiyah, menjaga ukhuwah wathaniah, dan yang terpenting ukhuwah basyariyah.

“Jangan lupa semua perbedaan-perbedaan itu merupakan anugerah yang diberikan Allah kepada kita bangsa Indonesia,” tegas Jokowi. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Dampak Kemarau Panjang, DPC Tuban Salurkan Bantuan Air Bersih ke Desa Penambangan

TUBAN – Dampak kemarau panjang kian meluas dan memperparah krisis air bersih di wilayah Kabupaten Tuban, Jawa ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Evaluasi Perubahan KUA-PPAS 2026 Bersama Dinas Koperasi dan UMKM, Apa yang Baru?

​MAGETAN – Komisi B DPRD Kabupaten Magetan menggelar Rapat Dengar Pendapat (RDP) bersama Dinas Koperasi, Usaha ...
KRONIK

Airlangga Pribadi Kusman Meninggal, Deni Wicaksono: Indonesia Kehilangan Sosok Visioner

SURABAYA – Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menyampaikan duka mendalam atas meninggalnya ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan Ngawi Soroti Perubahan Desil Warga, Keluhan Mengalir

NGAWI – Perubahan data desil dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN) menjadi perhatian Fraksi PDI ...
KRONIK

Candra Soroti Tata Kelola Pupuk dan Serapan Tembakau di Jember

JEMBER – Ketua Komisi B DPRD Jember, Candra Ary Fianto, meminta Dinas Pertanian memperbaiki tata kelola pupuk ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun Langsung Pastikan Bantuan Tepat Sasaran untuk Warga Tak Mampu

Bupati Trenggalek M. Nur Arifin turun langsung ke pelosok Desa Melis untuk memastikan bantuan tepat sasaran bagi ...