oleh

Jokowi – JK Hadiri Rakernas PDI Perjuangan

pdip-jatim-konpers-pra-rakernasJAKARTA – Presiden Jokowi akan menghadiri dan membuka Rakernas I PDI Perjuangan yang akan digelar bersamaan dengan peringatan HUT PDI Perjuangan ke 43 yang jatuh pada hari Minggu, 10 Januari 2016. Rakernas akan membuat evaluasi partai dan konsolidasi partai.

“Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla akan menghadiri Rakernas. Semua kader hadir, jumlah yang mencapai 2.013 peserta dari DPP, DPD, DPC serta Kepala Daerah dari PDI Perjuangan,“ kata Andreas Parera, Ketua Panitia OC Rakernas I PDI Perjuangan, pada konferensi pers yang digelar di sela sela persiapan acara rakernas, Sabtu (9/1/2016).

Menurut Andreas, rakernas, juga akan membahas tentang kebijakan pemerintah Jokowi agar dapat dilakukan sinkronisasi dan pemahaman bersama antara kader PDI Perjuangan dengan pemerintahan Jokowi.

“Memang, banyak perbedaan terjadi antara peraturan pemerintah daerah dan pusat. Dalam Rakernas ini akan dibahas di komisi 4. Diharapkan perbedaan itu bisa dieliminasi,“ jelasnya.

Dia menampik bahwa dalam rakernas ini akan dibahas masalah reshuffle kabinet Jokowi. “Tidak ada agenda pembahasan reshuffle kabinet dalam rakernas. Itu adalah hak prerogatif Presiden Jokowi. Kita tidak ikut campur, kita hormati hak itu,“ tegasnya.

Sementara itu, Isya Mariska, Sekretaris Panitia OC Rakernas I PDI Perjuangan 2016, mengatakan peringatan HUT PDI Perjuangan akan berlangsung mulai Januari sampai Juni 2016. Rangkaian peringatan ini akan ditutup dengan Bulan Bung Karno pada Juni 2016.

“Dalam Rakernas ini juga akan ada sesi khusus yang membahas kegiatan peringatan HUT PDI Perjuangan. Kegiatan ini akan diselenggarakan secara maraton mulai bulan Januari sampai bulan Juni, yang akan diisi dengan kegiatan Bulan Bung Karno,“ kata Isa Mariska,

Menurut Isa, kegiatan ini akan diselenggarakan secara serentak di seluruh Indonesia pada setiap struktur PDI Perjuangan. Oleh karena itu, sekarang hadir seluruh kader dan pengurus PDI Perjuangan untuk merancang dan membahas berbagai usulan kegiatan peringatan yang akan dilakukan di daerah.

“Ada berbagai kegiatan yang akan dilakukan di daerah, seperti pasar rakyat, festival bahasa dan lain lain,“ tutupnya. (guh)