Selasa
20 Oktober 2026 | 2 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Harus Fokus!

pdip jatim - presiden di PT PAL

pdip jatim - presiden di PT PALSURABAYA – Presiden Joko Widodo optimistis bisa mengembangkan industri kemaritiman di republik ini. Keyakinan Jokowi itu diungkapkan setelah mengunjungi dua BMUN bidang kemaritiman di Surabaya, PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, Sabtu (10/1/2015).

Setelah melihat kondisi dan luas areal PT PAL Indonesia dan PT Dok dan Perkapalan, jelas Jokowi, itu sudah cukup menjadi langkah awal pengembangan industri maritim Indonesia.

“Tidak hanya PT PAL, tapi ada juga PT Dok dan Perkapalan Surabaya, serta yang lain-lainnya,” kata Jokowi dalam keterangan pers di terminal penumpang Pelabuhan Tanjung Perak, Surabaya.

Namun untuk mencapai tujuan tersebut, Jokowi minta PT PAL harus fokus untuk satu proyek pengerjaan. Sedang yang bukan bidang atau keahliannya, sebisa mungkin dikurangi.

“Tapi ya harus fokus. Kalau ini untuk kapal ya kapal, kalau untuk kapal selam ya kapal selam. Pada suatu titik akan menjadi produk yang matang dan sempurna. Susah kalau harus gonta ganti produk,” tegasnya.

Untuk menuju industri kemaritiman andal, lanjut Jokowi, yang paling penting adalah memperbaiki manajemen terlebih dulu sebelum dapat menggaet pesanan. Setelah kedua hal itu selesai, baru diperhitungkan berapa modal yang kurang.

Menurutnya, PT PAL satu di antara industri strategis di Indonesia. Dia minta bukan hanya masalah yang muncul sekarang, yang harus diselesaikan. Tapi urusan-urusan kedepan harus sudah dipikirkan dan diperhitungkan.

“Bukan melulu pada untung dan rugi. Tapi ini industri setrategis kita, sehingga semua harus sudah dipikirkan,” tutur Jokowi.

Dia menilai, mesin-mesin yang ada di PT PAL sebenarnya sudah canggih, tapi sudah banyak buatan tahun 80-an. Jokowi minta agar secepatnya dilakukan up grade, sebab jika tidak maka akan tertinggal jauh oleh perusahaan galangan kapal yang ada di negara lain.

“Kalau tidak di-upgrade setiap lima tahun sekali, ya akan ketinggalan kereta,” ucapnya.

Kunjungan Jokowi di dua industri strategis di Surabaya didampingi Menteri BUMN Rini Soemarno, Menteri Pertahanan Ryarmirzad Ryacudu, Sekretaris Kabinet Andi Wijayanto, dan Gubernur Jatim Soekarwo. (pri)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim: Raperda Transportasi Terintegrasi Harus Jawab Kebutuhan Warga

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan penyempurnaan Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...