Jumat
23 Oktober 2026 | 3 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi Dorong MBR Punya Rumah Sendiri

pdip-jatim-jokowi-di-perumahan-cikarang

CIKARANG – Presiden Joko Widodo memastikan, masyarakat di seluruh daerah di Indonesia akan semakin mudah memiliki rumah.

Sebab, pemerintah bekerjasama dengan pengembang dan perbankan terus membangun perumahan yang terjangkau untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Karena itu, Jokowi mendorong masyarakat berpenghasilan rendah untuk memiliki rumah sendiri.

“Step pertama, paling tidak rakyat sudah memiliki rumah lebih dulu. Yang penting itu,” kata Jokowi, saat meresmikan Perumahan Villa Kencana, Kamis (5/4/2017).

Perumahan di Cikarang, Bekasi ini misalnya, dijual dengan harga Rp 112-141 juta tergantung tipe dan ukurannya. Cicilan yang harus dibayar masyarakat per bulan, Rp 700.000 – 900.000.

Untuk uang muka sebesar 1 persen atau sekitar Rp 4 juta dibayarkan melalui subsidi dari pemerintah. Ada 4.734 unit yang sudah dibangun, dan 4.015 unit lagi akan dibangun.

Dia memastikan, meski harganya murah, kualitas rumah yang dibangun layak untuk ditinggali. Rumah paling kecil bertipe 26/60 meter persegi.

Rumah itu memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dan satu ruang tamu. Sementara, bagian belakang rumah masih bisa dibangun dapur.

“Lebih dari cukup menurut saya. Dulu saat saya ngontrak rumah kemudian memiliki rumah dengan tipe ini sudah cukup. Daripada ngontrak, saya dulu 9 tahun ngontrak,” ungkapnya.

Karena itu, Jokowi bersyukur kalau ini dirasakan dan bisa dicicil dengan baik. Sebab sebelumnya yang di Tangerang cicilannya Rp1,2 juta berupa rusunami. Sementara yang diresmikannya sekarang adalah rumah tapak.

“Ini yang ingin kami bangun di mana-mana di seluruh kota di tanah air, karena sudah dianggarkan di APBN kita. Di Sumatera berapa, Bali, NTT, NTB, Sulawesi, dan target tercapai seperti yang sudah kita gariskan,” tambah Jokowi.

Jokowi sempat memanggil tiga pembeli untuk memastikan bahwa harga yang ditawarkan tidak memberatkan kantong masyarakat.

Mereka mengaku berpenghasilan sekitar Rp 3 juta setiap bulannya, sehingga cicilan Rp 700.000 – Rp 900.000 tidak memberatkan.

“Kalau gaji Rp 3 juta lebih ya, cukuplah. Kalau rejeki kan Allah yang atur, nanti kalau rejeki lebih baik, beli rumah lebih gede enggak apa-apa,” tuturnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Terima Aliansi Ulama Jatim, Yordan Pastikan Kawal Aspirasi hingga ke Pusat

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Yordan M. Batara-Goa, menegaskan akan mengawal ...
KABAR CABANG

Kebakaran TPA Supit Urang, Kader PDIP Kota Malang Salurkan Masker dan Air Minum

Kader PDI Perjuangan Kota Malang menyalurkan masker bagi warga dan air minum untuk petugas pemadam kebakaran di ...
LEGISLATIF

Reses Fery Sudarsono, Warga Curhat Soal PJU hingga Nasib BKK Desa

MADIUN – Minimnya penerangan jalan umum (PJU), persoalan infrastruktur, hingga ketergantungan desa terhadap Bantuan ...
KRONIK

Kisruh Poktan Maju Makmur, Candra Dorong Regenerasi Kepengurusan Sesuai Mekanisme

JEMBER – Penetapan kepengurusan Kelompok Tani Maju Makmur di Desa Lojejer, Kecamatan Wuluhan, menjadi salah satu ...
KRONIK

Dorong Ekonomi Berbasis Masjid, Banyuwangi Latih 150 Takmir Kembangkan Masjid Affiliate

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi mendorong masjid menjadi pusat pemberdayaan ekonomi ...
KRONIK

Ini, Tiga Pesan Bupati Lukman pada Peringatan Hari Santri dan Wisuda Tahfidz Juz 30

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berharap peringatan Hari Santri Nasional (HSN) 2026 tidak sekadar ...