Senin
26 Oktober 2026 | 10 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Tutup Tahun, Masih Banyak Paket Pekerjaan Belum Dilelang

pdip-jatim-syaifuddin

pdip-jatim-syaifuddinSURABAYA – DPRD Surabaya menyoroti masih adanya 1.000 paket pekerjaan yang belum ditenderkan. Dewan khawatir, jika Pemkot Surabaya tidak segera melakukan lelang, program yang telanjur diputuskan bakal tidak terealisasi, karena saat ini sudah jelang tutup tahun.

Ketua Komisi C DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri menyebutkan, idealnya lelang pekerjaan dilakukan paling lambat padan Agustus. Sebab, itu adalah waktu yang paling mepet untuk melakukan seluruh proses, mulai lelang, penunjukan, kontrak, sampai pengerjaan.

Lebih dari itu, pengerjaan proyek -apalagi pembangunan fisik- tidak akan maksimal. “Kalau sudah lebih dari bulan 8, pasti waktunya mepet dan pengerjaannya kejar-kejaran,” kata Syaifuddin, kemarin.

Politisi PDI Perjuangan yang akrab dipanggil Ipuk ini mengatakan, selepas pemenang ditentukan, ada masa sanggah selama 40 hari. Kalau lelang dilakukan pada Agustus, selepas masa sanggah sudah memasuki bulan 9.

“Kalau itu pembangunan fisik, pasti dari segi pengerjaan juga asal-asalan,” tuturnya.

Seharusnya, tambah dia, pemkot -khususnya unit layanan pengadaan (ULP)- membuat daftar program pada awal tahun secara realistis. Artinya, mempertimbangkan waktu dan kemampuan yang dimiliki setiap SKPD.

“Seperti bina marga (Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga dan Pematusan), meski kerjanya bagus, kalau programnya terlalu banyak, ya kewalahan,” ujar Ipuk.

Pihaknya juga menemukan fakta bahwa banyak pekerjaan yang batal digarap. Hingga Agustus 2016 saja, ungkap Ipuk, setidaknya ada 60 paket pekerjaan yang batal dengan alasan bermacam-macam.

Ada yang gagal karena tidak ada peserta yang memasukkan penawaran, para peserta lelang tidak memenuhi kualifikasi, daftar konsultan kurang dari tiga orang, ataupun karena tidak ada yang memasukkan dokumen prakualifikasi.

Sementara itu, Kepala Bagian Bina Program Pemkot Surabaya Dedik Irianto kepada wartawan menerangkan, bahwa 1.000 lebih paket pekerjaan yang belum dilelang sudah jauh berkurang.

“Dari seribu itu, sebagian besar sudah jalan,” kata Dedik.

Dia mengaku tidak hafal jumlah persis pekerjaan yang belum dilelang hingga November ini. Namun, dia optimistis semua akan selesai pada waktunya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Marhaen Djumadi Dorong Penguatan Pangan dan Kesejahteraan Petani Nganjuk

NGANJUK – Bupati Nganjuk Marhaen Djumadi menilai kebijakan pemerintah pusat terkait harga gabah membantu memberikan ...
SEMENTARA ITU...

165 Pecatur Ikuti Piala Ketua DPRD Trenggalek, Doding Bidik Atlet Berprestasi

TRENGGALEK – Sebanyak 165 pecatur dari Trenggalek dan luar daerah mengikuti turnamen terbuka catur Piala Ketua DPRD ...
KABAR CABANG

Warga Ponggok Kesulitan Air Bersih, PDIP Kediri Salurkan Bantuan dan Siapkan Solusi Jangka Panjang

KEDIRI – Kesulitan air bersih yang dialami warga Desa Ponggok, Kecamatan Mojo, Kabupaten Kediri, mendorong DPC PDI ...
HEADLINE

Megawati di Merah Muda Fest: Anak Muda Harus Kritis dan Bertanggung Jawab atas Masa Depan Bangsa

JAKARTA – Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mendorong generasi muda berani berpikir kritis, ...
SEMENTARA ITU...

Hujan Tak Surutkan Semangat, Ribuan Warga Blitar Ikuti Jalan Sehat Hari Santri

BLITAR – Hujan rintik-rintik tak menyurutkan semangat ribuan warga Kabupaten Blitar mengikuti Jalan Sehat Hari ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Dukung Gantangan Perkutut Trenggalek, Berpotensi Gerakkan Ekonomi Lokal

TRENGGALEK – Gantangan burung perkutut di Kabupaten Trenggalek berpotensi berkembang menjadi penggerak ekonomi ...