Jumat
30 Oktober 2026 | 3 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang Pilkada 2020 PDIP-PKB Gresik Bangun Koalisi

pdip-jatim-koalisi-parlemen-gresik

GRESIK – Dua partai besar di Kabupaten Gresik, yakni PDI Perjuangan dan PKB menjajaki koalisi di DPRD setempat, untuk dikembangkan dalam koalisi Pilkada Gresik 2020, Rabu (18/12/2019).

Penjajakan koalisi di sebuah rumah makan di kawasan Bunder, Gresik itu dihadiri Ketua DPC PDI Perjuangan Gresik Mujid Riduan, Sekretaris DPC PDIP, Noto Utomo, serta Ketua DPC PKB, M Qosim; dan Ketua DPRD, Fandi Achmad Yani.

Kegiatan itu dilakukan lewat sebuah deklarasi ‘Koalisi Program Kerakyatan’. “Deklarasi ini tujuan utamanya untuk membangun kebersamaan dalam memajukan Kabupaten Gresik. Terutama dalam hal-hal yang berhubungan dengan masalah kerakyatan,” jelas Mujid Riduan.

Di acara ini, sebut Mujid, kedua Partai juga melakukam MoU untuk menjalin koalisi dalam menghadapi Pilkada Gresik 2020. “Artinya, kegiatan ini bisa juga menjadi cikal bakal kita untuk berkoalisi,” ujarnya.

Dia menambahkan, dipilihnya PKB sebagai patner koalisi agar bisa saling melengkapi. “Masyarakat Gresik ini pluralis, maka sudah tepat jika PKB sebagai partai religius dan PDIP yang nasionalis membangun kebersamaan dalam berbagai hal,” tuturnya.

“Kami optimis, jika koalisi ini berjalan sesuai dengan rel masing-masing partai. Di Pilkada 2020 mendatang, kita bakal bisa menang. Karena, PDI Perjuangan berkomitmen untuk all out di belakang PKB,” lanjut Mujid.

Terkait posisi Calon Bupati (Cabup) yang bakal diusung dalam Pilkada Gresik 2020, pihaknya menyerahkan sepenuhnya pada PKB jika koalisi itu nantinya terwujud.

“Sebab, kami menyadari PKB sebagai partai pemenang Pemilu di Kabupaten Gresik periode 2019-2024 memiliki hak penuh untuk menentukan posisi itu,” katanya.

“Cabup yang diusung PKB nantinya, apa Pak Qosim (Muhammad Qosim) atau Gus Yani (Fandi Ahmad Yani) kami dukung. Tapi yang terpenting calon wakil bupatinya dari PDI Perjuangan,” tambah Mujid Riduan.

Sementara, Ketua DPC PKB Gresik, Mohammad Qosim berharap, koalisi kerakyatan telah dilakukan partainya bersama PDIP. Bisa berjalan dengan baik dan sesuai dengan nota kesepahaman yang telah disepakati bersama.

“Kami ingin koalisi ini, bisa terus berkesinambungan tidak hanya di Pilkada 2020 paska Pilkada pun harus tetap terjaga,” cetusnya.

Sebagai partai pemenang, PKB memiliki 13 kursi di parlemen, sedangkan PDIP mendapat enam kursi. Bila digabung maka sudah cukup mengusung pasangan calon. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Peternak Ayam Terpuruk, Sonny Desak Pemerintah Kendalikan Harga Telur dan Pakan

BANYUWANGI – Kondisi peternak ayam petelur yang terus merugi akibat rendahnya harga telur dan tingginya biaya pakan ...
KRONIK

Hari Jadi ke-757, Bupati Fauzi Wajibkan ASN Kenakan Baju Adat Keraton Selama Tiga Hari

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep mengajak berbagai elemen masyarakat ikut melestarikan budaya lokal ...
SEMENTARA ITU...

Lepas 10 Atlet Sambo Bojonegoro ke Kejurprov Jatim 2026, Pembina Incar Tiket Porprov dan PON

BOJONEGORO – Sebanyak 10 atlet olahraga beladiri Sambo asal Kabupaten Bojonegoro resmi diberangkatkan untuk berlaga ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Salurkan 4.000 Liter Air Bersih untuk Warga Sengon Trenggalek

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, menyalurkan 4.000 liter air bersih kepada warga Desa ...
LEGISLATIF

Paguyuban Langen Beksan Blitar Terkendala Gamelan, Guntur Wahono Dorong Bantuan APBD Jatim

BLITAR – Keterbatasan perangkat gamelan masih menjadi kendala bagi sejumlah paguyuban Langen Beksan di Kabupaten ...
KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...