Jumat
05 Juni 2026 | 4 : 49

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang 10 November, Risma Jadi Pengajar di Sekolah Kebangsaan

pdip-jatim-risma-sekolah-kebangsaan

pdip-jatim-risma-sekolah-kebangsaanSURABAYA – Pemerintah Kota Surabaya kembali menggelar Sekolah Kebangsaan. Sekolah Kebangsaan yang dikemas layaknya aktivitas belajar mengajar ini dihadiri ratusan pelajar di Kota Surabaya, dari tingkatan Sekolah Dasar (SD) hingga Sekolah Menengah Atas (SMA).

Agenda tahunan untuk menyambut Hari Pahlawan 10 November ini diawali di SMA St Louis Surabaya kemarin, dan Rabu (2/11/2016) hari ini Sekolah Kebangsaan kembali digelar di Taman Jayengrono.

Selama berlangsungnya Sekolah Kebangsaan, Wali Kota Tri Rismaharini dan beberapa veteran pejuang tampil sebagai “guru” yang berkisah tentang semangat kepahlawanan.

Menariknya, Sekolah Kebangsaan dikemas interaktif. Para pelajar bisa berinteraksi langsung dengan wali kota dan juga para veteran dengan mengajukan pertanyaan.

Di depan pelajar yang hadir di Taman Jayengrono, Tri Rismaharini mengatakan, keberanian yang dituntut dari pelajar di era sekarang bukan lagi untuk berperang seperti di zaman penjajahan dulu.

“Pelajar Surabaya harus berani bersaing dengan pelajar lainnya di seluruh dunia. Karena Surabaya memang sudah jadi bagian dari kota dunia,” kata Risma.

Kalau sekarang pelajar hanya bermalas-malasan, sebut dia, itu sama tidak menghargai perjuangan para pejuang yang telah bertaruh nyawa.

Menurut Risma, Sekolah Kebangsaan ini perlu diadakan agar kalangan pelajar tahu bahwa kemerdekaan yang diraih bangsa Indonesia, bukan karena diberi. Tetapi karena perjuangan yang gigih dari para pahlawan.

Sekolah Kebangsaan akan digelar selama November di beberapa lokasi. Dan lokasi yang dipilih tidak sembarangan. Tetapi merupakan tempat-tempat yang sarat nilai sejarah karena dulunya menjadi “saksi perjuangan” para pahlawan.

Selain Taman Jayengrono, dan Sekolah Santa Maria, Sekolah Kebangsaan akan digelar di Sekolah Don Bosco, kantor PCNU Surabaya di Bubutan, serta bekas rumah HOS Tjokroaminoto di kawasan Peneleh. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Fraksi PDIP Jatim Angkat Isu Pemanasan Global dalam Bimtek Legislator se-Indonesia

Fraksi PDI Perjuangan DPRD se-Jawa Timur mengangkat isu pemanasan global dan perubahan iklim dalam Bimtek Fraksi ...
KRONIK

Jalur Sarangan dan Tinap Magetan Butuh Penanganan Segera

MAGETAN – Kondisi infrastruktur dan fasilitas keselamatan jalan di sejumlah titik strategis Kabupaten Magetan ...
KRONIK

Selama Bulan Juni, Bupati Sumenep Imbau ASN Pakai Peci Hitam

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengimbau Aparatur Sipil Negara (ASN) laki-laki di lingkungan ...
LEGISLATIF

Dorong Pemerataan Ekonomi Daerah, Novita Hardini Soroti 3 Persoalan Fundamental Pariwisata

Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menggarisbawahi tiga persoalan fundamental yang harus segera dituntaskan ...
KRONIK

Jamaah Haul Habib Abu Bakar Assegaf Manfaatkan Posko Makanan Gratis yang Disediakan Nila Yani Hardiyanti

GRESIK – Posko makanan gratis yang didirikan Anggota DPR RI Komisi VII Fraksi PDI Perjuangan, Nila Yani Hardiyanti, ...
HEADLINE

319 Legislator PDIP DPRD se-Jatim Ikuti Bimtek Penguatan Pengawasan APBD di Bali

Sebanyak 319 anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD provinsi dan kabupaten/kota se-Jawa Timur mengikuti Bimtek ...