Sabtu
26 September 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jatim Kembali Raih Opini WTP, Kusnadi: Harus Tetap Dipertahankan

PDIP-Jatim Kusnadi 26052022

SURABAYA – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi, mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang berhasil mempertahankan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 7 kali berturut-turut sejak tahun anggaran 2015.

“Pemerintahan Provinsi Jatim dengan perolehan opini WTP, tentunya saya bahagia. Ke depan, siapapun gubernurnya, pimpinan DPRD-nya, kita harus tetap mempertahankan capaian ini,” ujar Kusnadi saat ditemui usai rapat paripurna DPRD Provinsi Jatim, Rabu (25/5/2022).

Menurutnya, perolehan ini adalah pelecut semangat bagi seluruh pihak untuk terus bekerja maksimal untuk rakyat.

“Itu adalah tugas pemerintahan, dalam hal ini gubernur dengan OPD-nya, dan tugas kami melakukan pengawasan. Hal-hal yang kurang untuk segera ditindaklanjuti,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Seperti diketahui, sebelumnya dalam rapat paripurna, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2021. Dan Pemprov Jatim berhasil memperoleh opini WTP.

Opini WTP merupakan pernyataan profesional, mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Capaian ini bisa diperoleh, jika pemerintah daerah memenuhi 4 indikator yang ditentukan.

Yaitu, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan, efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI), dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Ungkapan apresiasi juga diungkapkan oleh Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Akhsanul Khaq. Ia mengatakan, kinerja Pemprov Jatim menunjukan komitmen untuk terus mendorong kemajuan di Jawa Timur.

“Kami berharap agar capaian ini dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

Namun, ia tetap mengingatkan, bahwa masih ada catatan terhadap kebijakan penanggulangan kemiskinan, terutama pada pendataan di kabupaten/kota di Jawa Timur. Sehingga diharapkan untuk segera ditindaklanjuti.

“Kebijakan penanggulangan kemiskinan belum sepenuhnya membaik. Belum ada perencanaan yang maksimal di kabupaten/kota, belum memiliki keakuratan data sasaran penerima manfaat,” ujarnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

OLAHRAGA

Pemkot Surabaya Siapkan Fasilitas Olahraga Gratis untuk Putaran Nasional Piala Soeratin

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiapkan sejumlah fasilitas olahraga milik pemerintah kota untuk ...
KRONIK

Bukan Cuma Soal Trofi, Bupati Lukman Sebut PORSADIN Jadi Ajang Level Up Karakter Santri Bangkalan

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, mengingatkan para santri diniyah untuk menjaga kepercayaan dan tanggung ...
KRONIK

E-PAD dan SIMPLING Masuk Nominasi JAWARA 2026, Bupati Ipuk: Kami Kembangkan Sesuai Kebutuhan Masyarakat

BANYUWANGI – Dua inovasi Banyuwangi, E-PAD dan SIMPLING (Sistem Informasi Manajemen Pelayanan Laboratorium ...
KABAR CABANG

DPC Ngawi Cek Rutin Kesehatan Pengurus, Agar Tetap Bugar Dampingi Rakyat

NGAWI – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi menggelar pemeriksaan kesehatan bagi pengurus partai di Kantor ...
LEGISLATIF

Anas Karno: Layanan Online dan Kehadiran ASN di Balai RW Harus Berjalan Bersamaan

SURABAYA – Sekretaris Komisi A DPRD Kota Surabaya Anas Karno menegaskan seluruh upaya untuk memberikan pelayanan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...