Minggu
11 Oktober 2026 | 8 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jaga Transparansi dan Akuntabilitas Pengelolaan BUMD, Fuad Bernardi Dorong Regulasinya Direvisi

pdip-jatim-250429-fuad

SURABAYA – Anggota Komisi C DPRD Jawa Timur Fuad Bernardi menegaskan, keterlibatan legislatif terkait badan usaha milik daerah (BUMD) menjadi penting untuk menjaga transparansi dan akuntabilitas pengelolaan BUMD.

“Pastinya kita mendukung keterlibatan DPRD Jawa Timur terutama Komisi C. Karena memang kami berharap itu perlu ada sinergitas yang baik antara eksekutif dengan legislatif,” ungkap Fuad di Surabaya, Rabu (3/9/2025).

Menurutnya, transparansi sangat krusial terutama dalam pembentukan panitia seleksi saat rekrutmen Direksi BUMD. DPRD, kata Fuad, perlu dilibatkan sejak awal agar bisa mengawal jalannya proses tersebut.

“Terutama dalam hal apa? Dalam hal ya terkait transparansi, progress recruitment ataupun proses pada saat pembentukan tim pansel dan lain-lain untuk terkait rekrutmen Direksi BUMD. Karena kenapa? Karena kami juga harus dilibatkan dari awal supaya bisa mengawal,” terangnya.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim tersebut menilai, selama ini Komisi C tidak pernah dilibatkan dalam tahapan rekrutmen manajemen BUMD. Informasi baru diperoleh setelah nama-nama calon direksi terpilih diumumkan.

“Ketika nanti BUMD tersebut ada masalah, kami ketika ditanyai oleh komunitas, organisasi ataupun masyarakat itu kan bisa menjawab terkait kinerja ataupun permasalahan BUMD tersebut. Selama ini kami di Komisi C itu tidak pernah dilibatkan,” ungkap Fuad.

Dia mencontohkan rekrutmen tahun lalu yang tidak melibatkan DPRD. Hasil seleksi baru diketahui setelah mantan tim pansel menyampaikan nama-nama yang sudah terpilih.

“Bahkan terakhir ada rekrutmen yang dilakukan tahun lalu itu ketika kami undang mantan tim panselnya menyampaikan bahwa sudah terpilih orang-orang ini, begitu. Dan itu kami baru tahunya setelah terpilih,” jelasnya.

Menurut Fuad, kondisi tersebut terjadi karena Peraturan Pemerintah Nomor 54 Tahun 2017 tentang BUMD memang tidak mewajibkan eksekutif untuk menginformasikan kepada legislatif. Karena itu, dia menekankan pentingnya revisi aturan tersebut.

“Makanya kami berharap di DPRD Jawa Timur supaya nanti di pusat DPR RI bersama Kemendagri itu bisa melakukan perubahan-perubahan aturan terkait PP 54 tentang BUMD,” tuturnya.

Fuad juga menambahkan adanya wacana pembentukan direktorat baru di tingkat pusat yang khusus menangani BUMN dan BUMD. Menurutnya, langkah ini dapat semakin memperkuat tata kelola perusahaan daerah.

“Dan saya dengar juga nantinya itu Bapak Mendagri itu akan membuat satu direktorat baru dan itu khusus untuk BUMN dan BUMD,” pungkasnya. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Berharap Padepokan PSHT Karangan Jadi Pusat Pembinaan Karakter dan Persaudaraan

TRENGGALEK – Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi berharap pembangunan Padepokan Persaudaraan Setia Hati Terate ...
EKSEKUTIF

Empat Bulan Belum Dioperasi, Eri Cahyadi Pindahkan Pasien Kanker ke RSUD Soewandhie

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi meminta percepatan penanganan medis terhadap Dian, warga penyandang ...
LEGISLATIF

Milton Dick Pimpin IPU hingga 2029, Puan Maharani Harap Peran Parlemen Dunia Menguat

TANZANIA – Ketua DPR RI Puan Maharani berharap Milton Dick, yang terpilih sebagai Presiden ke-32 ...
KABAR CABANG

Gedung DPC PDIP Kabupaten Malang Dikembangkan Jadi Rumah Rakyat, Ini Fasilitasnya

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang berencana mengembangkan kantor menjadi Rumah Rakyat dengan fasilitas rumah ...
LEGISLATIF

Krisis Air Petani Tumpang, Zulham Desak Tugu Tirta Bangun Embung atau Sumur Artetis

MALANG – Wakil Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang, Zulham Akhmad Mubarok, mendesak Perumda Air Minum ...
UMKM

Kisah Busono Membangun Kemandirian Petani Tembakau Senori

TUBAN — Kiprah kader partai politik tidak melulu soal adu gagasan di panggung kekuasaan. Di sudut Kabupaten Tuban, ...