Senin
24 Agustus 2026 | 9 : 57

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Perumda, Direksi KBS Harus Profesional dan Paham Konservasi Satwa

pdip-jatim-260121-buleks

SURABAYA — Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya, Budi Leksono, menegaskan jabatan direksi Perusahaan Umum Daerah (Perumda) Kebun Binatang Surabaya (KBS) harus diisi figur profesional yang memiliki kemampuan manajerial sekaligus memahami konservasi satwa.

Penegasan itu disampaikan menyusul perubahan status KBS dari Perusahaan Daerah Taman Satwa (PDTS) menjadi Perumda melalui Peraturan Daerah (Perda) terbaru. Perubahan tersebut dinilai menjadi momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola KBS, termasuk proses pengisian jajaran direksi.

Ditemui di ruang kerjanya di Gedung DPRD Kota Surabaya, Jumat (27/2/2026), Budi Leksono atau yang akrab disapa Buleks mengatakan mekanisme pengisian direksi, baik melalui lelang jabatan maupun penunjukan, bukan menjadi persoalan selama tetap sesuai regulasi dan mampu membawa perbaikan nyata bagi KBS.

“Yang terpenting adalah profesionalisme. Direksi harus memiliki kemampuan manajerial yang baik, memahami regulasi, ilmu konservasi satwa, serta mampu menjaga kesejahteraan satwa dan SDM yang terlibat dalam pengelolaan KBS,” ujarnya.

Menurut politisi PDI Perjuangan itu, Kebun Binatang Surabaya merupakan ikon Kota Pahlawan yang harus terus berkembang dan tidak boleh stagnan. Karena itu, pengelolaan yang profesional menjadi kunci agar KBS mampu bertransformasi menjadi lembaga konservasi sekaligus destinasi edukasi yang modern.

Komisi B DPRD Surabaya, lanjut Buleks, juga mendorong sejumlah pembenahan strategis, mulai dari penyesuaian tarif masuk, peningkatan kesejahteraan satwa, hingga optimalisasi kontribusi terhadap Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Ia menegaskan direksi terpilih nantinya harus mampu melakukan lompatan kinerja melalui evaluasi menyeluruh terhadap sistem pengelolaan serta memastikan KBS memberikan kontribusi nyata bagi Kota Surabaya.

“Kami di Komisi B terus mendorong perbaikan, baik dari sisi kesejahteraan satwa, tata kelola manajemen, maupun peningkatan PAD yang bisa dirasakan manfaatnya oleh masyarakat,” pungkasnya. (gio/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...
HEADLINE

Tiga Desainer Jatim Raih Tiket Nasional Fatmawati Trophy 2026

SURABAYA – Tiga desainer Jawa Timur berhasil meraih tiket menuju babak nasional Fatmawati Trophy 2026 setelah ...
KRONIK

Fatmawati Trophy Angkat Kreativitas Desain Kebaya dan Kerudung di Jawa Timur

SURABAYA – Kompetisi desain kebaya dan kerudung Jawa Timur bertajuk Fatmawati Trophy Regional 8 digelar di Hotel ...
EKSEKUTIF

Kampung Tempo Dulu di Magersari, Cak Sandi Dorong UMKM dan Permainan Tradisional Hidup Lagi

MOJOKERTO – Suasana tempo dulu kembali hidup di Kampung Magersari Gang 1, Kota Mojokerto. Bukan sekadar nostalgia, ...
KRONIK

Konsolidasi Partai Tak Hanya Lewat Agenda Resmi, Armuji: Kegiatan Olahraga dan Seni Juga

SURABAYA – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar konsolidasi internal bersama Prof. Dr. (H.C.) Hj. Megawati ...
KRONIK

Tari Remo Gagrak Anyar Buka Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Tari Remo Gagrak Anyar menjadi pembuka dalam kegiatan Konsolidasi Internal DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ...