Selasa
20 Oktober 2026 | 8 : 44

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jadi Komoditas Menjanjikan di Masa Depan, Jokowi Minta Porang Digarap Serius

pdip-jatim-210820-jokowi-porang-madiun-1

JAKARTA – Presiden Joko Widodo yakin porang bakal menjadi tanaman yang menjanjikan di masa depan. Bahkan, ia menyebutkan porang bisa jadi pengganti beras.

Hal itu ia sampaikan saat meninjau pabrik pengolahan porang di Kabupaten Madiun, Kamis (19/8/2021).

“Porang ini akan menjadi makanan masa depan karena low calory, low carbon, dan juga rendah kadar gula, bebas kadar gula, saya kira ini menjadi makanan sehat ke depan,” kata Jokowi.

Baca juga: Pantau Langsung Vaksinasi Pelajar di Madiun, Ini Pesan Jokowi

“Ini juga bisa menjadi pengganti beras yang lebih sehat karena kadar gulanya sangat rendah,” tambah dia.

Dengan berbagai keunggulan tersebut, Jokowi yakin porang memiliki nilai yang sangat besar.

Pasar untuk porang juga masih terbuka lebar. Oleh karenanya, Jokowi memerintahkan Menteri Pertanian untuk betul-betul serius menggarap komoditas ini.

Dia ingin ke depan porang tidak lagi diekspor dalam bentuk mentahan, melainkan sudah setengah jadi.

“Seperti yang tadi kita lihat di sini ini sudah setengah jadi, dalam bentuk tepung, dan insya Allah tahun depan sudah akan menjadi barang jadi yaitu beras porang,” ujarnya.

Berdasarkan hasil peninjauan pabrik porang yang ada di Madiun, Jokowi mengungkap, 1 hektare lahan tanaman porang bisa menghasilkan 15-20 ton.

Nilai tersebut dinilai sangat menguntungkan sehingga pemerintah terus mendorong produksinya.

“Mungkin hasinya per musim tanam, di musim tanam pertama itu hasilnya bisa sampai 40 juta dalam kurun 8 bulan,” kata Jokowi.

Beberapa kali disebut Kepala Negara, sebetulnya apa itu porang dan apa potensi ekonominya?

Mengutip dari berbagai sumber, porang adalah tanaman jenis umbi-umbian yang memiliki nama latin Amorphophallus muelleri Bl. Di beberapa daerah, porang dikenal dengan nama iles-iles.

Sama seperti umbi lainnya, porang juga dapat dikonsumsi. Selain bermanfaat untuk kesehatan, porang juga bisa diolah menjadi produk lain yang menghasilkan nilai tambah (value added) secara ekonomi.

Misalnya, porang menjadi bahan baku tepung konjac atau konyaku. Tepung ini biasanya diolah kembali menjadi mie shirataki oleh masyarakat Jepang.

Dengan potensinya itu, maka porang bisa menjadi salah satu komoditas ekspor ke Negeri Sakura.

Sementara itu, dilansir dari laman Kementerian Pertanian, porang mengandung glucomannan yang merupakan serat alami serta larut dalam air.

Glucomannan ini biasa digunakan sebagai aditif makanan sebagai emulsifier dan pengental atau pengganti agar-agar.

Bahkan, dapat digunakan sebagai bahan pembuatan lem ramah lingkungan dan pembuatan komponen pesawat terbang.

Berdasarkan data otomasi Indonesia Quarantine Full Automation System (IQFAST) Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian, volume ekspor porang pada semester I 2020 lalu mencapai 14,8 ribu ton.

Angkanya naik 9.000 ton atau 160 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Negara tujuan ekspor porang antara lain China, Vietnam dan Thailand.

Kementerian Pertanian menyatakan peningkatan ekspor ini menjadi salah satu yang penyumbang kenaikan ekspor pertanian nasional.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat ekspor pertanian naik 9,6 persen pada Januari hingga Juni 2020 dibanding periode yang sama pada 2019. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...