NGAWI – Ketua Kwartir Cabang Pramuka Kabupaten Ngawi, Dwi Rianto Jatmiko menjadi inspektur upacara pada pembukaan Jambore Satuan Komunitas Pramuka Maarif (Sakoma), di Alun-alun Merdeka, Kamis (20/10/2022).
Jambore Sakoma menjadi salah satu rangkaian agenda Hari Santri Nasional (HSN) di Kabupaten Ngawi. Jambore diikuti seribuan lebih peserta dari sejumlah lembaga pendidikan, dibawah naungan LP Ma’arif NU Ngawi.
Dalam amanat upacara, Dwi Rianto Jatmiko yang juga Wakil Bupati Ngawi tersebut berharap, hadirnya Jambore Sakoma sebagai sinergeitas antara Pramuka dan NU dalam membangun generasi bangsa yang unggul. Salah satunya melalui pendidikan-pendidikan khas pramuka yang mengajarkan tertin dan disiplin.
“Untuk terus turut serta membangun generasi penerus bangsa, membangun anak-anak didik kita melalui Pramuka, sesuai dengan Dasa Dharma Pramuka,” kata Wabup Antok, dihadapkan peserta Jambore Sakoma.

Wabup Antok melanjutkan, dengan model pembelajaran Pramuka, ke depan akan lahir generasi penerus bangsa yang disiplin dan tangguh untuk mengarungi tantangan di masa yang akan datang.
“Juga akan lahir generasi yang suka bermusyarah, yang membangun semangat gotong doyong. Dengan dilandasi oleh jiwa dan akhlak yang baik,” harap Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi tersebut.
Adapun dalam upacara pembukaan Jambore Sakoma di Alun-alun merdeka Ngawi, turut dihadiri sejumlah pimpinan PCNU Ngawi, berikut badan otonomnya.
Pada Jambore Sakoma itu, juga digelar sejumlah lomba untuk memeriahkanya. Seperti lomba Kaligrafi, Pionering, LKBB dan lainnya. Jambore Sakoma diikuti 1.440 peserta, dari lembaga setingkat SD, SMP, dan SMA yang berada di bawah naungan LP Ma’arif PCNU Ngawi. (mmf/hs)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS