oleh

Jadi Caleg PDIP, Kalangan Artis Diharap Ikut Membumikan Pancasila

-Berita Terkini, Pemilu-19 kali dibaca
Kirana Larasati

JAKARTA – Salah satu prganisasi sayap PDI Perjuangan, yakni Komunitas Banteng Muda (KBM) ikut menyumbangkan nama-nama tenar sebagai caleg DPR RI.

Beberapa nama kondang yang didaftarkan melalui PDIP itu, antara lain Kirana Larasati, Irwansyah, Aldi Oscha, Tongari Sianturi, Jandi Satrio, dan Jarot Wijanarko.

Sekretaris Jenderal KBM, Rizky Agustandi berharap nama-nama tenar itu dapat membumikan Pancasila.

“Kami harap mereka sebagai orang yang dikenal kaum milenial mampu membumikan Pancasila, sehingga kaum milenial tersebut bisa memahami dasar-dasar negara,” kata Rizky, kemarin.

Menurutnya, KBM engajukan nama-nama caleg tersebut juga untuk menggaet suara-suara dari kaum muda. Mereka pun optimistis mampu menyumbang banyak suara untuk PDI Perjuangan di parlemen.

“Karena menjadi contoh bagi kaum milenial, kami harap mereka juga berkampanye secara sehat, baik, dan mendidik masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, terkait fenomena kemunculan caleg artis menjangkiti hampir semua partai politik peserta pemilu 2019, termasuk di PDIP, politisi Masinton Pasaribu minta para caleg artis fokus bekerja untuk rakyat bila nanti mereka lolos melaju ke Senayan.

“Hendaknya mereka bisa menyesuaikan, meninggalkan semua keartisan. Jangan sampai di DPR jadi kerja samping,” kata Masinton dalam diskusi Polemik Radio MNC Trijaya bertema Colak Colek Caleg di Warung Daun, Jakarta, kemarin.

Masinton mengatakan, menjadi anggota legislatif adalah kerja pengabdian, dan kerja itu difasilitasi oleh negara. Karenanya, lanjut Masinton, apa pun latar belakangnya, anggota legislatif harus fokus mengabdi untuk rakyat.

Kader PDIP yang juga legislator DPR RI itu memastikan, sejumlah artis yang mendaftar melalui PDIP seperti Krisdayanti, Ian Kasela, Angel Karamoy, dan lainnya, tidak direkrut dengan cara instan. Menurutnya, para bakal caleg itu akan diseleksi oleh rakyat.

“Kader PDIP dipilih melalui pendidikan, bukan cara isntan. Kalau mereka tidak mengabdi, tolong jangan dipilih,” kata Masinton. (goek)