Jumat
16 Oktober 2026 | 11 : 31

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Interupsi Legislator Banteng Warnai Paripurna Perdana DPRD Kabupaten Malang

pdip-jatim-241014-adeng

MALANG – Rapat Paripurna Penyampaian Pandangan Umum Fraksi-Fraksi DPRD Kabupaten Malang terhadap Rancangan Peraturan Daerah tentang APBD Kabupaten Malang Tahun Anggaran 2025, Senin (14/10/2024), diwarnai hujan interupsi.

Di antaranya disampaikan anggota Fraksi PDI Perjuangan Abdul Qodir alias Adeng. “DPRD adalah representatif dari kekuatan rakyat dalam asas demokrasi yang dianut sistem negara kita,” tegas Adeng.

Menurutnya, pandangan umum fraksi adalah hal prinsip dari tupoksi anggota DPRD. Utamanya fungsi pengawasan.

“Pandangan umum ini tidak dimaknai sekedar gugur kewajiban saja. Maka ke depan mohon kesepakatan penggabungan penyampaian pandangan umum fraksi dalam rapat paripurna harus dikaji ulang,” ucapnya.

Mengingat pandangan umum fraksi adalah hal prinsip, lanjut Adeng, maka kedepan harus ada perbaikan manejemen. Dimana materi pembahasan diserahkan minimal 4 hari sebelum dilakukan pembahasan.

Sehingga dengan demikian, anggota dewan dapat menjadikan ruang DPRD sebagai ruang mitigasi masalah dan tidak hanya dibuka pada saat diminta anggota.

Menurutnya, hal itu penting bagi wakil rakyat, sebab ketika bicara APBD untuk rakyat, maka wajib hukumnya bagi anggota dewan menguasai persoalan dan maksimalisasi dalam perencanaan yang matang berbasis kebutuhan.

“Selanjutnya di sinilah prioritas pembangun dapat kita tentukan kalau kita mau bicara,” jelas Adeng.

Rapat paripurna itu dipimpin Ketua Sementara DPRD Kabupaten Malang Darmadi, dan juga dihadiri Plt Bupati Malang, Didik Gatot Subroto.

Diketahui, dalam agenda Pandangan Umum Fraksi terkait Raperda APBD Kabupaten Malang 2025 tersebut, Fraksi PDI Perjuangan menyampaikan sejumlah hal mulai kenaikan target PAD dari aspek peningkatan pendapatan daerah.

Selain itu, juga membahas pentingnya sebuah konsistensi perencanaan penganggaran mulai dari RKPD, KUA-PPAS, sampai pada perencanaan APBD dan pelaksanaan APBD secara proporsional.

Fraksi banteng juga membahas terkait prioritas pembanguban daerah ke depan, manajemen pengelolaan aset, tantangan pemenuhan hajat hidup terkait kebutuhan air bersih, optimalisasi teknologi informasi hingga pemerataan pembangunan infrastruktur. (ull/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Perhatikan Nasib Ibu Saena dan Delapan Anaknya, Hakim: Kami Bantu Fasilitasi Pendidikan Mereka

BANGKALAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Bangkalan, Nur Hakim, memberikan perhatian terhadap kondisi ibu ...
KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...