oleh

Ini, yang Membuat Erick Bersemangat Memperjuangkan Jokowi

-Berita Terkini, Kronik-30 kali dibaca

JAKARTA – Legislator DPR RI dari PDI Perjuangan Charles Honoris mengapresiasi dan berterima kasih kepada Erick Thohir yang bersedia menjadi Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Joko Widodo-Ma’ruf Amin di Pilpres 2019.

“Pak Erick tahu apa yang terbaik untuk bangsa Indonesia,” kata Charles, kemarin.

Dia mengapresiasi sikap Erick, yang meski bersahabat dengan Sandiaga Uno, namun tetap bersedia menjadi Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf.

Dia pun meyakini, sosok dan kepemimpinan Jokowi selama ini juga menjadi alasan Erick Thohir kepincut dan menerima tawaran menjadi Ketua TKN.

“Pak Jokowi sudah bekerja untuk rakyat. Beliau adalah sosok yang bersih, merakyat dan bekerja secara nyata. Saya rasa itu yang membuat Erick semangat memperjuangkan Pak Jokowi,” ujarnya.

Charles juga memuji kecerdasan Jokowi dalam memilih Erick Thohir berdasarkan rekam jejak dan kesuksesan yang pernah diraihnya. Selain sukses dalam segala bisnisnya, Erick juga baru saja mendulang pujian karena keberhasilannya menjadi Ketua Panitia Asian Games 2018.

“Kalau Pak Jokowi bilang Pak Erick Thohir selalu sukses dalam setiap yang dia pimpin, ya memang seperti itu faktanya. Terlebih, Pak Erick Thohir juga merupakan sosok yang bersih. Jadi, penilaian Pak Jokowi tidak berlebihan,” ujar anggota Komisi I DPR ini.

Charles pun meyakini bahwa pertemanan antara Erick Thohir dengan Sandiaga Uno tidak akan terganggu kendati keduanya kini berbeda kubu. “Saya rasa tidak akan ada masalah. Pilpres ini tidak akan mengganggu persahabatan mereka. Pak Prabowo dan Pak Jokowi juga bersahabat,” kata Charles.

Terpisah, Erick Thohir menilai perekonomian Indonesia saat ini masih dalam kondisi wajar. Menurutnya, situasi perekonomian Indonesia saat ini berbeda jauh dengan krisis ekonomi 1998 meskipun kurs rupiah terhadap dolar Amerika Serikat sempat menembus Rp 15.000.

“Saya rasa begini, bahwa kalau kita melihat ekonomi dunia, itu memang sekarang sudah terjadi equilibrium. Apakah ekonomi Indonesia dibilang jelek? Tidak. Data-data menunjukkan 1998 dengan sekarang jauh posisinya, tapi ada equilibrium yang terjadi di dunia,” kata Erick di Media Center Tim Kampanye Jokowi-Ma’ruf, Menteng, Jakarta, kemarin.

Dia pun meyakini tim ekonomi pemerintah mampu menyelesaikan permasalahan ekonomi yang kini mendera Indonesia. Menurut Erick, masing-masing negara tentu memiliki strategi untuk mengatasi permasalahan ekonomi saat ini.

Indonesia, yang harus menghadapi persoalan melemahnya nilai tukar rupiah terhadap Dollar Amerika Serikat, juga punya cara untuk mengatasinya.

“Saya dan tim tidak mau mengatasnamakan pemerintah karena pemerintah pasti lebih tahu. Saya rasa banyak figur-figur kuat di pemerintah terkait ekonomi dan Insya Allah ada hal-hal yang akan disampaikan,” lanjut dia. (goek)