Selasa
16 Desember 2025 | 9 : 57

Ini Pesan Sinden Jepang untuk Pemerintahan Jokowi-JK

pdip jatim - sinden jepang

pdip jatim - sinden jepangSURABAYA – Pagelaran wayang kulit di pelataran Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jatim menghadirkan Ki Dalang Manteb Sudharsono, Sabtu (27/9/2014) malam menyedot perhatian warga Surabaya dan kota sekitar.

Tidak saja karena kepiawaian sabetan Manteb Sudharsono dalam memainkan wayang, juga karena hadirnya waranggana asal Jepang: Hiromi Kano.

Sesaat sebelum pagelaran dimulai, reporter www.pdiperjuangan-jatim.com berkesempatan mewawancarai perempuan yang sudah menggeluti kesenian Jawa sejak puluhan tahun ini.

Sebagai pegiat seni di Indonesia sejak era 90-an, kecintaan Hiromi Kano terhadap budaya Indonesia khususnya Jawa tak diragukan lagi. Pasang surut perjalanan seni budaya negeri dialaminya.

“Sekarang ekonomi semakin maju, budaya saya melihat ditinggal. Padahal kalau saya melihat Indonesia, Indonesia itu apa? Adalah budayanya. Kekayaan Indonesia adalah budayanya, itu tidak bisa dipungkiri. Khususnya budaya Jawa. Itu amat sangat tinggi di dunia. Itu sayang sekali, eman-eman kalau ditinggal. Saya prihatin,” kata Hiromi Kano soal kondisi seni budaya Indonesia kekinian.

Ditanya harapannya kepada pemerintahan mendatang, Jokowi-JK untuk kemajuan kebudayaan Indonesia, Hiromi Kano berharap pendidikan seni dan budaya diberikan kepada anak-anak Indonesia sejak usia dini.

“Sebetulnya kalau ditanya harapan saya kepada pemerintahan Indonesia yang baru (Jokowi-JK), saya tidak boleh ya karena saya dari Jepang. Saya sendiri dalam hal ini tidak bisa apa-apa. Hanya suka saja,” kata Hiromi Kano.

“Tapi Saya prihatin. Kalau zaman dulu, katanya macapat diajarkan kepada anak-anak di sekolah. Itu penting sekali. Anak-anak harus dikasih kesempatan belajar budaya sendiri, bukan orang dewasa. Kalau anak-anak dikasih seperti itu, bisa menyontoh budaya sendiri. Maka kalau seperti itu akan menyentuh di hati sampai besar nanti. Mungkin itu pesan saya,” terang Hiromi Kano yang fasih berbahasa Jawa ini.

Pagelaran wayang kulit digelar DPD Jatim sebagai bentuk syukur terpilihnya Jokowi-JK sebagai capres-cawapres. Acara dihadiri para pengurus DPC PDI Perjuangan dari berbagai kabupaten/kota di Jatim, partai koalisi, relawan Jokowi-JK, dan warga Surabaya dan sekitar. Pagelaran dimulai jam 20.30 mengambil lakon Parikesit Jumeneng Ratu. (her)

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Permukiman Kota Jember Dikepung Banjir, 2 Legislator Banteng Ini Langsung Gercep ke Lokasi Terdampak

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto dan Anggota Fraksi PDI Perjuangan Wahyu Prayudi Nugroho bergerak cepat ...
KABAR CABANG

Jelang Konfercab dan Konferda, DPC PDIP Surabaya Matangkan Konsolidasi Organisasi

SURABAYA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kota Surabaya memastikan pada Desember tahun ini seluruh ...
HEADLINE

Konferda–Konfercab Serentak di Surabaya, PDI Perjuangan Jatim Mantapkan Konsolidasi Pasca Kongres

SURABAYA — DPD PDI Perjuangan Jawa Timur memastikan kesiapan pelaksanaan Konferensi Daerah (Konferda) dan ...
KABAR CABANG

Konferda-Konfercab Serentak, Momentum Berdayakan Kader Perempuan

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi sambut Konferensi Daerah (Konferda) dan Konferensi Cabang (Konfercab) 38 ...
KRONIK

Sonny Dorong Kemandirian Budidaya Ikan, Perkuat Pokdakan dengan Bantuan Nila

BANYUWANGI – Upaya memperkuat sektor perikanan budidaya berbasis masyarakat terus dilakukan anggota Fraksi PDI ...
RUANG MERAH

Lima Kunci Kemenangan Banteng Jawa Timur dalam Soekarno Cup 2025

Oleh Eri Irawan TIM BANTENG Jawa Timur binaan DPD PDI Perjuangan Jatim berhasil menjuarai turnamen sepak bola ...