Sabtu
12 September 2026 | 2 : 53

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Ini Pesan Sinden Jepang untuk Pemerintahan Jokowi-JK

pdip jatim - sinden jepang

pdip jatim - sinden jepangSURABAYA – Pagelaran wayang kulit di pelataran Sekretariat DPD PDI Perjuangan Jatim menghadirkan Ki Dalang Manteb Sudharsono, Sabtu (27/9/2014) malam menyedot perhatian warga Surabaya dan kota sekitar.

Tidak saja karena kepiawaian sabetan Manteb Sudharsono dalam memainkan wayang, juga karena hadirnya waranggana asal Jepang: Hiromi Kano.

Sesaat sebelum pagelaran dimulai, reporter www.pdiperjuangan-jatim.com berkesempatan mewawancarai perempuan yang sudah menggeluti kesenian Jawa sejak puluhan tahun ini.

Sebagai pegiat seni di Indonesia sejak era 90-an, kecintaan Hiromi Kano terhadap budaya Indonesia khususnya Jawa tak diragukan lagi. Pasang surut perjalanan seni budaya negeri dialaminya.

“Sekarang ekonomi semakin maju, budaya saya melihat ditinggal. Padahal kalau saya melihat Indonesia, Indonesia itu apa? Adalah budayanya. Kekayaan Indonesia adalah budayanya, itu tidak bisa dipungkiri. Khususnya budaya Jawa. Itu amat sangat tinggi di dunia. Itu sayang sekali, eman-eman kalau ditinggal. Saya prihatin,” kata Hiromi Kano soal kondisi seni budaya Indonesia kekinian.

Ditanya harapannya kepada pemerintahan mendatang, Jokowi-JK untuk kemajuan kebudayaan Indonesia, Hiromi Kano berharap pendidikan seni dan budaya diberikan kepada anak-anak Indonesia sejak usia dini.

“Sebetulnya kalau ditanya harapan saya kepada pemerintahan Indonesia yang baru (Jokowi-JK), saya tidak boleh ya karena saya dari Jepang. Saya sendiri dalam hal ini tidak bisa apa-apa. Hanya suka saja,” kata Hiromi Kano.

“Tapi Saya prihatin. Kalau zaman dulu, katanya macapat diajarkan kepada anak-anak di sekolah. Itu penting sekali. Anak-anak harus dikasih kesempatan belajar budaya sendiri, bukan orang dewasa. Kalau anak-anak dikasih seperti itu, bisa menyontoh budaya sendiri. Maka kalau seperti itu akan menyentuh di hati sampai besar nanti. Mungkin itu pesan saya,” terang Hiromi Kano yang fasih berbahasa Jawa ini.

Pagelaran wayang kulit digelar DPD Jatim sebagai bentuk syukur terpilihnya Jokowi-JK sebagai capres-cawapres. Acara dihadiri para pengurus DPC PDI Perjuangan dari berbagai kabupaten/kota di Jatim, partai koalisi, relawan Jokowi-JK, dan warga Surabaya dan sekitar. Pagelaran dimulai jam 20.30 mengambil lakon Parikesit Jumeneng Ratu. (her)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Ketua HKTI Magetan Suarakan Aspirasi Petani dan Tekankan Regenerasi di Rakerda HKTI Jatim

MAGETAN — Anggota DPRD Magetan dari PDI Perjuangan sekaligus Ketua Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI) ...
LEGISLATIF

Tunjang Kinerja Bamag Gresik, Nila Yani Serahkan Bantuan Perlengkapan Operasional

GRESIK – Dukungan terhadap penguatan pelayanan dan kerukunan umat beragama di Kabupaten Gresik terus dilakukan. ...
KRONIK

Budi Leksono Desak PDAM Modernisasi Alat demi Jamin Kualitas Air Warga

SURABAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Surabaya mendesak PDAM Surya Sembada segera melakukan ...
LEGISLATIF

Wiwin Sumrambah Dorong Informasi Sertifikasi Halal Diperkuat, UMKM Harus Mudah Akses Layanan

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur, Wiwin Sumrambah, mendorong penguatan penyebaran informasi dan ...
LEGISLATIF

Dewanti Desak Seluruh Jalur Wisata TNBTS Ditutup Total, Antisipasi Karhutla Meluas

Dewanti Rumpoko mendesak seluruh jalur wisata TNBTS ditutup total menyusul karhutla. Keselamatan wisatawan dan ...
KABAR CABANG

Nganjuk Wilayah Utara Mengering, DPC PDI Perjuangan Turunkan Puluhan Ribu Liter Air Bersih ke Desa Pelosok

NGANJUK — Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Nganjuk menyisir kawasan pelosok desa untuk ...