Minggu
26 Juli 2026 | 11 : 15

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Indonesia Keluar dari Zona Resesi, Said Abdullah: Kita Patut Bersyukur

pdip-jatim-said-abdullah-050821-1

JAKARTA – Badan Pusat Statistik (BPS) mengumumkan laju pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal II 2021 mencapai 7,07 persen secara tahunan (year on year/yoy). Kenaikan yang signifikan tersebut disebabkan ekonomi kuartal II 2020 tercatat minus 5,32 persen.

Menurut Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah, capaian ini patut disyukuri. Pasalnya, dengan capaian ini maka Indonesia untuk kali pertama keluar dari zona resesi.

“Untuk pertama kalinya perekonomian kita keluar dari zona resesi sejak kuartal II 2020,” jelas Said Abdullah kepada media, Kamis (5/8/2021).

Mengutip data BPS, kata Said, banyak sektor yang tercatat tumbuh sebagai dampak kebijakan pemerintah selama kuartal I tahun 2021.

Misalnya, kebijakan diskon pajak (PPNBM) yang membuat perdagangan mobil, sepeda motor dan reparasi tumbuh sebesar 37,88 persen (yoy).

“Kita juga patut bersyukur sektor primer seperti perikanan dan peternakan tumbuh cukup besar. Perikanan tumbuh 9,69 persen (yoy) dan peternakan tumbuh 7,07 persen (yoy). Industri pengolahan yang menyumbang 19,29 persen PDB juga tumbuh signifikan, yakni tumbuh 6,58 persen (yoy),” bebernya.

Legislator PDI Perjuangan asal Sumenep, Madura ini menambahkan, desain APBN 2021 yang melanjutkan kebijakan counter cyclical juga berdampak bagus terhadap sektor konstruksi.

Menurutnya, sektor konstruksi tumbuh besar sebagai dampak dari realisasi belanja pemerintah pada konstruksi yang naik sebesar 50,22 persen pada tahun 2021 ini.

Dia menambahkan, sektor transportasi dan pergudangan yang terpukul akibat pandemi juga mengalami pertumbuhan dengan capaian 25,10 persen (yoy), sumbangan terbesarnya adalah pertumbuhan angkutan udara yang mencapai 137,74 persen, dan angkutan rel 67,19 persen.

“Sejalan dengan pertumbuhan sektor transportasi, sektor hotel dan restoran juga tumbuh 21,58 persen (yoy). Perhotelan tumbuh 45,07 persen dan restoran tumbuh 17,88 persen,” jelas Said.

Dari sisi pengeluaran, imbuh Ketua DPP PDI Perjuangan ini, juga patut disyukuri. Khususnya tingkat konsumsi rumah tangga yang berkontribusi 57 persen PDB keluar dari zona resesi.

“Konsumsi rumah tangga tumbuh 5,93 persen, jika pada kuartal sebelumnya masih -2,22 persen. Bahkan pencapaian konsumsi rumah tangga ini melebih pencapaian di sepanjang tahun 2019 dan 2020,” pungkasnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Doding Rahmadi: Pengurus PDI Perjuangan Harus Siap Saat Masyarakat Membutuhkan

Sekretaris DPC PDI Perjuangan Trenggalek Doding Rahmadi meminta seluruh pengurus dari DPC hingga anak ranting ...
SEMENTARA ITU...

Rumah Dinas Ketua DPRD Surabaya Jadi Ruang Terbuka Aspirasi Warga

SURABAYA — Ketua DPRD Kota Surabaya, H Syaifuddin Zuhri, membuka pintu rumah dinasnya lebar-lebar malam ini, Sabtu ...
KABAR CABANG

30 Tahun Kudatuli, DPC Sidoarjo Bakal Gelar Teatrikal Detik-detik Pengambilalihan Paksa Kantor DPP PDI

SIDOARJO – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Sidoarjo bakal menggelar aksi teatrikal kolosal ...
KABAR CABANG

Musran Serentak di Widodaren, Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi Minta Pengurus Baru Aktif Turun ke Masyarakat

NGAWI – Pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) PDI Perjuangan di Kabupaten Ngawi terus berlanjut. Partai ...
KRONIK

Ketika Ribuan Gen Alpha Banyuwangi Memengan Tradisional, Ajak Lestarikan Permainan Nusantara

BANYUWANGI – Taman Blambangan Banyuwangi dipadati ribuan siswa SD. Para generasi alpha tersebut memainkan permainan ...
KRONIK

PDI Perjuangan Jember Dukung Program Home Care Pemkab, Siap Dorong Tambahan Anggaran

JEMBER – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Jember menyatakan dukungan terhadap peluncuran ...