Rabu
12 Agustus 2026 | 6 : 07

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hasto Ingatkan Kader PDI Perjuangan Haramkan Korupsi

wpid-img-20150717-wa0005.jpg
image

JAKARTA – Sekjen DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto mengingatkan kader partainya dan para petugas partai untuk benar-benar disiplin dan mengharamkan segala bentuk korupsi.

“Inilah pelajaran yang kami petik dan PDI Perjuangan juga akan berfokus untuk mengembangkan sistem pengelolaan keuangan Partai berdasarkan prinsip akuntabilitas dan transparansi,” ungkap Hasto saat mendatangi Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Jl. HR. Rasuna Said Kuningan Jaksel, Rabu (15/7/2015) lalu.

Diketahui, Hasto dimintai keterangan oleh penyidik KPK sebagai saksi terkait kasus suap hadiah PT Maju Sukses di Kabupaten Tanah Laut yang menjerat bekas anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Adriansyah sebagai tersangka.

Penyidik KPK juga akan memanggil saksi lainnya yakni Muhammad Jumaidi selaku staf seksi Pembinaan Pengusahaan Pertambangan dan Energi Kabupaten Tanah laut serta Bupati Tanah Laut, Bambang Alamsyah.

“Saya datang lebih awal untuk memberikan keterangan yang diperlukan KPK terkait hal tersebut. Hal ini wajar karena sebelum dipecat dari keanggotaan PDI-P, Adriansyah sebelumnya berstatus sebagai anggota fraksi PDI-P DPR RI,” ujarnya.

Menurut Hasto, kedatangannya itu berniat membantu lembaga antirasuah menegakkan hukum dalam rangka pemberantasan korupsi. Apalagi, ada dimunculkan isu bahwa Adriansyah menerima uang suap untuk pelaksanaan Kongres PDI Perjuangan April lalu.

“Perlu saya tegaskan, beberapa waktu sebelum kongres dijalankan, DPP PDI-P sudah menegaskan bahwa dana pelaksanaan kongres sudah tercukupi. Sehingga pada tanggal 2 April, dalam rapat Fraksi, DPP PDI-P sudah menegaskan bahwa dana kongres sudah mencukupi dan tidak diperlukan bantuan dari anggota fraksi,” bebernya.

Lebih jauh, Hasto menyebut dana yang diperoleh Adriansyah dalam proses suap yang ditangkap KPK adalah murni untuk kepentingan pribadi. Dana itu sama sekali tidak ada kaitannya dengan pelaksanaan kongres.

“Upaya menghubung-hubungkan hal ini hanya merupakan bagian dari skenario politik untuk mendiskreditkan kami. Sikap tegas DPP PDI-P yang memecat Adriansyah adalah sikap yang konsisten untuk menegakkan disiplin anggota partai. Karena itulah pemecatan terhadap yang bersangkutan bersifat seketika,” tukasnya. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Drama Tujuh Gol, Banteng Kalbar Taklukkan Maluku 4-3 di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Tim Banteng Kalimantan Barat (Kalbar) berhasil mengamankan tiga poin perdana setelah memenangi laga ...
SEMENTARA ITU...

Wabup Lamongan Lepas 38 Anggota Pramuka ke Jambore Nasional 2026

LAMONGAN – Wakil Ketua Majelis Pembimbing Cabang (Wakamabicab) Gerakan Pramuka Lamongan sekaligus Wakil Bupati ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Turun ke Pesisir Munjungan, Tegaskan Pemkab Trenggalek Hadir dan Serap Aspirasi Warga

TRENGGALEK – Bupati Trenggalek M. Nur Arifin menegaskan komitmen pemerintah daerah untuk tetap hadir di tengah ...
LEGISLATIF

Kanang Serahkan Tiga Unit Combine Harvester untuk Poktan di Ngawi

NGAWI – Kabupaten Ngawi dikenal sebagai salah satu daerah lumbung padi nasional. Di tingkat Jawa Timur, Ngawi juga ...
UMKM

Polikultur Rumput Laut dan Bandeng di Pangkahkulon Gresik Dilirik DPRD, Kades Sebut Air Tambak Jernih seperti Akuarium

GRESIK — Inovasi budidaya rumput laut yang dipadukan dengan ikan bandeng dan udang (polikultur) di Desa ...
SEMENTARA ITU...

Eri Cahyadi Ingatkan Mahasiswa Baru ITS: Jangan Hanya Andalkan AI, Perkuat Karakter dan Integritas

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mengingatkan mahasiswa baru ITS agar tidak hanya mengandalkan AI, tetapi memperkuat ...