Minggu
19 April 2026 | 5 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Putri Lestari Dorong Anak Muda Tak Malu Jadi Petani

PDIP-Jatim-Hari-PL-01112022

JEMBER – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Hari Putri Lestari, mendorong generasi milenial untuk tidak malu menjalankan profesi sebagai petani. Hal tersebut disampaikannya dalam agenda sosialisasi wawasan kebangsaan yang bertema ”Pertanian sebagai Jati Diri Bangsa Peluang dan Tantangan”, Selasa (1/11/2022).

Sosialisasi wawasan kebangsaan yang berlokasi di Hotel Aston tersebut, dihadiri oleh Kepala Dinas Pertanian Jember, Imam Sudarmaji, pakar pertanian Universitas Jember, Ebban Bagus Kuntadi, serta para kelompok tani yang berasal dari berbagai kecamatan di Jember.

“Persoalan sektor pertanian kita hari ini salah satunya adalah kekhawatiran terhadap minat milenial yang enggan menjalani profesi sebagai petani. Saya banyak menemukan pandangan anak muda, bagaimana profesi sebagai petani tidak menjanjikan di mata mereka,” ujar Mbak Tari, sapaan akrab Hari Putri Lestari.

“Jadi, ketika anak muda sudah tidak berminat jadi petani, maka ini akan jadi persoalan serius yang dampaknya bisa terjadi krisis terhadap pangan,” sambungnya.

Sebab itu, legislator perempuan ini pun mengajak anak-anak muda di Jember untuk tak malu menjalani profesi sebagai petani. Menurutnya sektor pertanian hari ini memiliki potensi besar dalam mendongrak perekonomian negara di tengah isu krisis global.

“Yang perlu disadari anak muda hari ini adalah petani tidak lagi identik dengan kemiskinan. Petani bukan profesi yang hanya digeluti masyarakat kelas bawah, tetapi hari ini petani juga menjadi salah satu tumpuan utama dalam mendongkrak sistem ekonomi bangsa,” jelasnya.

Untuk mendorong ketertarikan para pemuda agar mau menggeluti sektor pertanian, Mbak Tari meminta agar Dinas Pertaian Jember berkolaborasi dengen elemen kepemudaan untuk membuat program edukasi pertanian yang bisa memberi pemahaman anak-anak muda bahwa petani juga bisa menjadi tumpuan memperoleh kesejahteraan.

“Kalau anak-anak muda sudah tahu betapa menjanjikannya bergelut di sektor pertanian, saya yakin mereka akan semakin termotivasi menjadi petani. Di sini saya harap dinas pertanian turut andil mendorong anak muda agar mau bertani,” jelasnya.

Sementara itu, salah satu peserta wawasan kebangsaan, Jefri Bahtiar, mengungkapkan, keengganan para anak muda untuk menjadi petani karena kurangnya support dari pemerintah. Baginya, jika pemerintah serius mendorong anak muda mau bertani, maka harus ada pendampingan dari awal, juga menyediakan sarana dan prasarana.

“Jangan hanya kita disuruh jadi petani, tapi tidak dibekali apa-apa oleh pemerintah. Kami anak muda ini kan masih butuh bimbingan, butuh ketersediaan alat-alat juga,” ujarnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Tari Reco Banteng Buka Musancab PDI Perjuangan Ngawi

NGAWI – Hentakan kaki para penari memecah suasana Pendopo Wedya Graha Kabupaten Ngawi, Minggu (19/4/2026). Irama ...
LEGISLATIF

Puan Maharani Tegaskan Tak Ada Toleransi Kekerasan Seksual, Soroti Kasus di Kampus

Puan Maharani menegaskan tidak ada toleransi terhadap kekerasan seksual di kampus dan mendorong evaluasi menyeluruh ...
EKSEKUTIF

Bongkar Fasad Eks Toko Nam, Pemkot Surabaya Kembalikan Fungsi Pedestrian

Pemkot Surabaya akan membongkar fasad eks Toko Nam di Embong Malang untuk mengembalikan fungsi pedestrian, tetap ...
KRONIK

HUT Klenteng Hoo Tong Bio Banyuwangi, Bupati Ipuk Sebut Momentum Perkuat Harmoni

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menghadiri perayaan HUT ke-242 Tempat Ibadah Tri Dharma (TITD) ...
RUANG MERAH

Setelah Persamuhan di Bandung, 71 Tahun Silam…

Oleh Eri Irawan* SETELAH persamuhan di Bandung, 71 tahun silam, dunia tidak banyak berubah. Perang Dingin memang ...
EKSEKUTIF

Mas Ipin Ajak Laki-laki Evaluasi Diri dan Tekan Ego Patriarki demi Kesetaraan

Bupati Trenggalek Mas Ipin ajak laki-laki evaluasi diri dan tekan ego patriarki dalam perjuangan kesetaraan gender ...