Selasa
06 Oktober 2026 | 5 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

GOR Bung Hatta Ngawi Diresmikan

gor bung hatta ngawi 020314

gor bung hatta ngawi 020314SETELAH menanti 21 tahun akhirnya masyarakat Ngawi bisa memiliki gedung olahraga (GOR). Sasana olahraga yang diberi nama GOR Bung Hatta itu Selasa (25/2) diresmikan putri sulung Bung Hatta, Prof. Dr.Meutia Farida Hatta Swasono.

Meutia mengaku tersanjung atas apresiasi Pemkab Ngawi dengan penyematan nama ayahnya. “Ini mencerminkan Pak Bupati ikut menanamkan nilai-nilai luhur sejarah. Penting untuk mengajarkan karakter kebangsaan ini pada warganya,” ujar perempuan yang juga menjabat sebagai Dewan Pertimbangan Presiden bidang Pendidikan dan Kebudayaan ini.

Karakter bangsa harus kuat, lanjut dia, jika lemah bisa berakibat sistemik. Ia yakin ke depan akan lahir pemimpin besar dari Ngawi. Selain itu, digunakannya nama Hatta diharapkan bisa mewariskan semangat juang proklamator yang bertarung mati-matian membela nama bangsa.

Hal senada diungkapkan Bupati Ngawi Budi Sulistyono. Menurutnya, penamaan GOR Bung Hatta sebagai representasi historik tak terpisahkan dari Dwitunggal Proklamator Republik Indonesia (Soekarno-Hatta) dan Bapak Pendiri Bangsa. Letaknya juga pas karena berada di Jalan Ir.Soekarno.

Selain itu, kata Budi Sulistyono, diharapkan nantinya para pemuda di Kabupaten Ngawi dalam setiap upaya pencapaian prestasi olahraga senantiasa meneladani karakter Bung Hatta. “Beliau sebagai sosok yang nasionalis, teguh pendirian, rela berkorban, pantang menyerah serta seorang cendikia yang santun dan rendah hati,” terang Kanang sapaan akrab Budi Sulistyono.

Dijelaskan Kanang, pihaknya berupaya mewujudkan fasilitas olah raga yang representatif ini karena melihat potensi Ngawi di bidang olahraga tak kalah dengan daerah lain. Munculnya nama pesepakbola nasional Muhammad Sahrul Kurniawan asal Jogorogo dan naiknya Persinga dari Devisi I ke Devisi Utama Liga Indonesia adalah salah satu contohnya.

“Sejak 1993 warga Ngawi memimpikan punya GOR. Alhamdulillah dua tahun kepemimpinan kami bisa merealisasikannya,” ungkap bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Ngawi ini.

Pembangunan GOR ini terealisasi berkat sharing APBN dan APBD dengan nilai total 15,3 miliar. Fasilitas olahraga ini akan terus dibenahi ke depannya. Oleh karena banyak atlet Ngawi yang sudah go internasional maka nantinya dibutuhkan pemusatan latihan.

“Kami berharap dengan keberadaan GOR ini Ngawi akan menjadi gudang prestasi, atletnya meningkat kualitasnya, dan Ngawi akan semakin spektakuler,” harapnya. (sa)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Merah, Alun-Alun, dan Prediksi Widarto

JEMBER – Warna merah menjadi salah satu keyakinan Ketua DPC PDI Perjuangan Jember, Widarto, ketika menyaksikan laga ...
KRONIK

Bupati Fauzi Salurkan Bantuan Air Bersih untuk Desa Terdampak Kekeringan, Warga: Sangat Berarti

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, memantau langsung bantuan air bersih kepada masyarakat yang ...
KRONIK

Fatmawati Trophy 2026: Merawat Kesederhanaan Fatmawati Lewat Karya Budaya Jawa Timur

SURABAYA — Sebuah kebaya tidak selalu sekadar bicara tentang kain, motif, atau potongan busana. Di baliknya bisa ...
KRONIK

Di Brau, Secangkir Susu dan Seekor Anak Sapi Menjadi Cerita tentang Ekonomi Kerakyatan

BATU – Biasanya doorprize festival berupa sepeda, peralatan elektronik, atau voucher belanja. Namun Festival Nyusu ...
HEADLINE

Fatmawati Trophy 2026, Jatim Bawa Kearifan Lokal ke Panggung Nasional

Jawa Timur menyiapkan Banyuwangi, Kota Batu dan Trenggalek untuk Fatmawati Trophy 2026. Tak hanya desain, cerita ...
SEMENTARA ITU...

Haornas di Trenggalek, Doding Ajak Warga Jalan Sehat Sambil Jaga Lingkungan

TRENGGALEK – Peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) ke-43 di Kabupaten Trenggalek tidak hanya menjadi momentum ...