Sabtu
06 Juni 2026 | 8 : 46

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Gerakan Indonesia Mengaji, Manifestasi Revolusi Mental

Gerakan Indpnesia Mengaji Ansor

image

SURABAYA – Sekitar seribu anggota Gerakan Pemuda Ansor Jawa Timur berkumpul dan mendeklarasikan Gerakan Indonesia Mengaji: Revolusi Mental berbasis Ahlussunnah wal Jama’ah di GOR Pantjasila, Rabu (18/6/2014). Deklarasi yang dihadiri Cawapres H. M. Jusuf Kalla berlangsung meriah penuh kobar perjuangan.

Dimulai pukul 19.00, lantunan Shalawat Badar dan gegap gempita mars Ansor tiada henti memenuhi setiap sudut GOR Pantjasila.

Haji Rudi, Ketua PW GP Ansor Jatim selaku tuan rumah acara deklarasi, dalam sambutannya menegaskan bahwa Gerakan Indonesia Mengaji merupakan manifestasi konkret dari revolusi Mental yang didengungkan Calon Presiden Joko Widodo.

“Pak Jusuf Kalla, Bapak saya. saya ceritakan tentang pesan-pesan Bapak, untuk memahami dan menguatkan nilai itu (baca: kesejahteraan). Semua anggota Ansor harus paham tentang kemandirian. Untuk itu, kami harus ngaji, ngader dan kerja,“ tandas Rudi.

Menurut Rudi, ke depan, Ansor akan memiliki lembaga bersama yang bergerak dalam usaha. Dengan lembaga ini diharapkan anggota Ansor mampu mempelopori kemajuan dan kesejahteraan dengan jalan kemandirian.

“Ansor, mulai dari PC hingga ranting harus punya lembaga keuangan mikro syariah,” harapnya.

Nusron Wahid, selaku ketua umum PP GP Ansor menegaskan, bahwa revolusi mental yang didengungkan Jokowi sejalan dengan garis politik NU. Nusron juga menegaskan bahwa bangunan politik itu sangat bergantung pada ideologi yang dibawa politisinya.

“Hanya ada satu pasangan, satu wakil presiden yang merupakan kader NU tulen. Kalau yang lain diragukan sanad dan mu’tabarnya,” ungkap Nusron disambut tepuk tangan ribuan anggota Ansor dan Banser.

Nusron juga mengingatkan, bahwa perjuangan memenangkan Jusuf Kalla sebagai pendamping Jokowi, merupakan perjuangan untuk melahirkan sistem pemerintahan yang memiliki komitmen lebih mengedepankan kesejahteraan dan keadilan rakyat.

Gerakan Indonesia Mengaji: revolusi mental berbasil Ahlussunnah wal Jama’ah ini dilatarbelakangi merosotnya nilai-nilai moral dan tergerusnya nilai-nilai budaya bangsa. Kesadaran ini selaras dengan nilai-nilai trisaksti Bung Karno, yaitu kepribadian dalam berbuda.

Selain Jusuf Kalla dan Nusron Wahin, turut hadir dalam deklarasi Gerakan Indonesia Mengaji ini antara lain Sugeng Pratowo selaku wakil ketua umum Partai Nasdem, Aksa Mahmud, K.H. Muhyidin Abdusshomad, wakil ketua syuriah PW NU Jatim, dan Soepomo, politis senior PDI Perjuangan Jawa Timur. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PDIP Bondowoso Salurkan Air Bersih dan Sembako untuk Warga Terdampak Kekeringan

DPC PDI Perjuangan Bondowoso menyalurkan bantuan air bersih dan sembako kepada warga terdampak kekeringan di 13 ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Gelar Bimtek Medsos bagi Kader di Tingkat Kecamatan

TULUNGAGUNG – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung menggelar bimbingan teknis (bimtek) media sosial (medsos) di ...
LEGISLATIF

Setumpuk Beban Administrasi Pemdes, Diana Sasa Tekankan Pendampingan dan Kesiapan Infrastruktur Digital Desa

MAGETAN – Anggota DPRD Jawa Timur, Diana AV Sasa meminta pemerintah memastikan kesiapan pendampingan dan ...
LEGISLATIF

Untari Dorong Penguatan Regulasi Disabilitas untuk Menjamin Hak Kelompok Rentan

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan regulasi perlindungan penyandang ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Soroti Banyak Perda Belum Efektif, DPRD Jatim Dorong Evaluasi Menyeluruh

Ketua Bapemperda DPRD Jawa Timur Yordan M. Batara Goa mendorong evaluasi menyeluruh terhadap perda yang telah ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Minta Pemerintah Lebih Serius Lindungi Peternak Ayam Petelur

Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan meminta pemerintah lebih serius memperhatikan nasib peternak ayam ...