oleh

Gempa dan Tsunami Landa Sulteng, TKN Jokowi-Ma’ruf Amin Galang Bantuan

JAKARTA– Tim Kampanye Nasional (TKN) pasangan Capres-cawapres Jokowi Widodo-Ma’ruf Amin melakukan penggalangan dana bantuan kemanusiaan untuk korban gempa dan tsunami di Kabupaten Donggala dan Kota Palu, Sulawesi Tengah.

TKN Jokowi-Ma’ruf Amin juga menyampaikan duka cita mendalam bagi para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

“Sebagai bentuk kepedulian kemanusiaan, TKN KIK menggalang dana solidaritas kemanusiaan bersama seluruh elemen pendukung capres Jokowi-KH Ma’ruf Amin,” kata Ketua TKN Jokowi-Ma’ruf, Erick Thohir dalam keterangan tertulis kepada media, Sabtu (29/9/2018).

Dana bantuan kemanusiaan itu, kata Erick akan dikumpulkan dan disumbangkan untuk para korban gempa dan tsunami di Sulawesi Tengah.

TKN, kata Erick,akan berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait untuk membantu proses penanganan pasca bencana secara cepat dan tepat.

Hal itu dilakukan agar kebutuhan para korban dan masyarakat yang terdampak gempa dan tsunami terpenuhi dengan baik.

“Ini adalah sebuah panggilan kemanusiaan untuk membuktikan kepedulian kita sebagai manusia. Musibah ini duka bagi kita, duka bagi Indonesia. Saatnya kita bersatu bergandengan tangan membantu saudara-saudara kita di Donggala dan Palu yang saat ini tertimpa musibah,” ujar Erick.

Dia menambahkan, selain menggalang dana kemanusiaan, TKN juga meminta para relawan, ormas, dan partai-partai politik pendukung pasangan Jokowi-KH Maruf Amin untuk mendirikan posko-posko kesehatan di lokasi yang terdampak musibah gempa dan tsunami.

Pendirian posko-posko kesehatan tersebut bertujuan untuk menolong para korban dan pengungsi.

Gempa yang melanda Donggala, Sulawesi Tengah, Jumat (28/9/2018), berkekuatan magnitudo 7,4. Gempa terjadi pada pukul 17.02.44 WIB atau 18.02.44 WITA.

Selain itu, gempa juga menyebabkan gelombang tsunami yang terjadi di Pantai Palu dengan ketinggian 0,5 sampai 1,5 meter, pantai Donggala kurang dari 50 sentimeter, dan Pantai Mamuju dengan ketinggian 6 sentimeter. Tsunami diperkirakan sampai ke daratan pada pukul 17.22 WIB atau 18.22 WITA.

Hingga saat ini data sementara jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi dan tsunami yang terjadi di Kota Palu, Sulawesi Tengah, menjadi 384 orang.

Selain ratusan korban meninggal, menurut data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), tercatat 29 orang hilang dan 540 luka berat. (goek)