Gandeng Baguna Kota Malang, KJMT Surabaya Bantu Warga Korban Banjir Bandang

Loading

MALANG – Komunitas Juang Merah Total (KJMT) PDI Perjuangan Kota Surabaya bersama dengan jajaran Badan Penanggulangan Bencana (Baguna) DPC PDI Perjuangan Kota Malang mengadakan kegiatan bakti sosial berupa penyerahan bantuan keperluan sekolah anak-anak (sepatu-seragam), selimut, kasur, dan pakaian layak pakai.

Koordinator KJMT PDI Perjuangan Surabaya, Triarso mengatakan kegiatan bakti sosial merupakan wujud kepedulian terhadap sesama.

Baca juga: KJMT PDI Perjuangan Surabaya Peduli Korban Bencana Longsor Nganjuk

Sebagaimana amanah dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri, untuk menangis dan tertawa besama dengan rakyat.

“Jadi empati bentuk kerja sosial ini sudah menjadi sebuah agenda rutin dan menjadi semangat. Kesemangatan itu untuk persoalan ini pun kita tidak menekan sumbangan berdasarkan nilainya,” ujar Triarso, di sela-sela kegiatan bakti sosial di Kelurahan Jodipan, Kota Malang, Jumat (19/11/2021).

Kegiatan bakti sosial ini, lanjut Kabel, sapaan akrabnya, mengambil tiga titik di Kota Malang yang terdampak banjir bandang yakni di Kampung Putih, RW. 07 Kelurahan Jodipan, dan RW. 01 Kelurahan Polehan.

“Bakti sosial seperti ini kita lakukan bukan hari ini saja. Kemarin juga kita melakukan hal serupa di Nganjuk, juga di kota Surabaya. Mungkin bencana kebakaran, bencana yang masih sifatnya non teknis juga kawan kawan ada rasa empati dalam hal ini,” terang Ketua PAC Sukomanunggal, Surabaya ini.

Wakil Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang, Amithya Ratnanggani Siraduhita menyampaikan apresiasi atas kepedulian Komunitas Juang Merah Total kepada warga yang tertimpa bencana.

Hal ini merupakan merupakan bukti solidaritas dan gotong-royong benar-benar diimplementasikan oleh kader PDI Perjuangan. Kepedulian kepada sesama yang membutuhkan tanpa mempedulikan wilayah kota/kabupaten yang sama.

“Walaupun kita memang bukan dari tempat yang sama tetapi empatinya sangat besar sehingga kegiatan-kegiatan yang sosial seperti ini yang menurut saya baik sekali yang masih di dalam satu bangunan yaitu PDI Perjuangan,” kata Amithya.

Anggota Komisi D DPRD Kota Malang ini berharap, kolaborasi dan sinergitas antar kader PDI Perjuangan dapat semakin terjaga dan solid ke depannya. Terutama dalam upaya menolong saudara-saudara kita yang kesusahan.

“Tanpa melihat mereka itu siapa, tetap kita sigap untuk saling menolong,” tegasnya. (ace/pr)