Selasa
27 Oktober 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDIP DPRD Jatim Setujui Raperda Pemantauan Orang Asing

pdip-jatim-islan-g-i

SURABAYA – DPRD Provinsi Jatim memberikan persetujuan terhadap Rancangan Peraturan Daerah/Raperda tentang Pemantauan Orang Asing.

Dari pandangan kesembilan fraksi-fraksi yang hadir pada rapat paripurna kali ini, semua fraksi dapat menerima dan menyetujui raperda ini.

Persetujuan tersebut ditindaklanjuti dengan penandatanganan keputusan terhadap raperda tentang pemantauan orang asing saat pelaksanaan sidang paripurna di Gedung DPRD Prov. Jatim, Jalan Indrapura Surabaya, Selasa (5/12/2017) sore.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Islan Gatot Imbatan mengatakan, pihaknya menyambut baik selesainya Raperda tentang Pemantauan Orang Asing yang disusun untuk mendukung pelaksanaan pengawasan orang asing.

Dia menilai, raperda ini penting karena banyaknya orang asing di Indonesia. Pada tahun 2016 misalnya, jumlah total orang asing yang masuk ke Indonesia sebanyak 8,9 juta orang.

“Masuknya orang asing ke Indonesia tentu saja dapat memberikan banyak manfaat, seperti penerimaan devisa dari para wisatawan asing, pertukaran budaya, serta alih teknologi,” kata Islan, kemarin.

Meski demikian, ujar Islan, tidak dapat diingkari pula bahwa ada orang asing yang masuk ke Indonesia dengan maksud dan tujuan yang tidak baik.

Misalnya, menyelundupkan dan mengedarkan barang-barang yang dilarang oleh hukum seperti narkoba, menghindari tuntutan hukum atau hukuman dari negara asal, bekerja secara ilegal, serta menyebarkan paham atau ajaran yang bertentangan dengan Pancasila.

“Dengan adanya raperda ini, maka kami berharap agar langkah-langkah serius dalam mengetahui keberadaan orang asing asing guna mendukung pelaksanaan Tim Pengawasan Orang Asing dapat segera direalisasikan,” ujarnya.

Dia menambahkan, leading sector tim ini sebenarnya memang ada pada Divisi Keimigrasian Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur. Dalam hal ini, kata Islan, Pemerintah Daerah akan bersinergi dengan Kantor Wilayah Kementerian Hukum dan HAM Jawa Timur.

“Untuk keperluan tersebut, agar mempermudah di dalam pelaksanaannya, melalui Raperda ini akan dibentuk Tim Koordinasi Pemantauan Orang Asing yang akan bersinergi dengan Tim Pengawasan Orang Asing,” ucap Islan.

Dalam raperda ini, lanjut dia, telah diatur pula tentang peran serta masyarakat dalam melakukan Pemantauan Orang Asing melalui pengaduan masyarakat yang dapat dilakukan secara lisan dan/atau tertulis.

Fraksi PDI Perjuangan, imbuh Islan, minta agar perda ini segera dioperasionalkan dengan membentuk Tim Koordinasi Pemantauan Orang Asing dan mengalokasikan sumber pendanaan, agar dapat segera melakukan upaya pemantauan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi Ajak Rider Trail Perkuat Gotong Royong, Bantu Pembangunan Masjid di Trenggalek

TRENGGALEK – Hobi memacu adrenalin di jalur perbukitan dan hutan bisa berjalan beriringan dengan kepedulian sosial. ...
KRONIK

Atasi Kelangkaan Solar, Pemkab Bangkalan Terbitkan Edaran Khusus BBM Petani

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terbitkan edaran khusus memprioritaskan alokasi Bahan Bakar ...
KRONIK

Polusi Surabaya Makin Parah, Wali Kota Eri Bongkar Penyebabnya

SURABAYA – Kondisi udara Kota Surabaya belakangan ini menjadi perbincangan hangat warganet. Sebagian dari mereka ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tegaskan Pelaku Bullying di Kediri Bisa Di-DO, Guru dan Orang Tua Diminta Terlibat

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan tidak akan memberikan ruang bagi tindakan perundungan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Dukung Perpres Ojol, Dewanti Desak Juknis Transparan

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mendukung penerapan Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 27 Tahun ...
KRONIK

Pemkot Surabaya Tekan Polusi Udara Lewat Kereta SRRL dan Pembatasan Truk

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya memfokuskan penanganan polusi udara pada dua kebijakan kunci, yakni ...