oleh

Fraksi PDI Perjuangan Prihatin Musibah Mina

pdip jatim - giyantoSURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mencermati dan merasa prihatin terhadap musibah yang terjadi pada saat lempar jumrah di Mina dan jatuhnya alat berat (crane) di Masjidil Haram, Makkah, Saudi Arabia beberapa waktu lalu. Fraksi mendesak agar pemerintah Arab Saudi mempebaiki kinerjanya agar musibah seperti ini tidak terulang lagi.

“Kami juga mendesak kepada Kementerian Agama, agar Pemerintah Kerajaan Arab Saudi sebagai khaddamul haramain, pelayan dua kota suci (Makkah dan Madinah) memperbaiki kinerja dalam penyambutan tamu Allah,“ kata Giyanto, anggota Fraksi PDI Perjuangan di gedung DPRD Jatim, Senin (28/9/2015).

Giyanto mengatakan bahwa keamanan dan kenyamanan pelaksanaan ibadah haji dan umroh yang berpusat di dua kota tersebut, mutlak menjadi tanggung jawab pemerintah kerajaan Arab Saudi. “Raja Arab Saudi itu memiliki gelar resmi sebagai khaddamul haramain yang artinya pelayan dua kota suci, yakni Makkah dan Madinah,” ujarnya.

Dia menambahkan, bahwa Indonesia merupakan negara pengirim jamaah haji terbesar di dunia, dengan kuota tahun ini sebanyak hampir 169 ribu jamaah. Oleh karena itu musibah yang seperti ini sangatlah merugikan Indonesia yang selalu tertib memenuhi persyaratan yang ditetapkan pemerintah Arab Saudi. “Jamaah haji Indonesia selalu tertib dan mematuhi peraturan,“ ucapnya.

Pada tahun 2013, lanjut Giyanto, Indonesia memperoleh predikat “The Best Pilgrim,” yang diberikan oleh WHUC (World Hajj and Umrah Convention). Penilaian berdasar 15 kriteria, melibatkan 5.000 organisasi penyelenggaraan haji dan umroh seluruh dunia. Di antara kriteria tersebut adalah, keramahan, kepatuhan terhadap peraturan, serta manajemen haji oleh pemerintah.

Atas nama Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, dia menyampaikan duka cita yang mendalam, terutama enam warga Jawa Timuryang menjadi syahid dalam tragedi lempar jumrah di Mina, Arab Saudi.

“Dengan adanya musibah ini menambah duka kita, setelah sebelumnya sudah ada jamaah dari Jawa Timur yang juga meninggal saat jatuhnya alat berat di Masjidil Haram, Makkah. Semoga para korban meninggal dalam keadaan khusnul khotimah, Aamiin,“ pungkasnya. (guh)

rekening gotong royong